METRO SUMBAR

Sejak 15 Mei, BPS Padang Panjang Laksanakan SP20 Lanjutan

0
×

Sejak 15 Mei, BPS Padang Panjang Laksanakan SP20 Lanjutan

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Kepala BPS Padang Panjang, Arius Jonnaidi, M.E foto bersama usai kegiatan.

PADANG PANJANG, METRO–Sejak 15 Mei lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Panjang lakukan pendataan Sensus Penduduk 2020 (SP20) Lanjutan.

Hal tersebut diutarakan Kepala BPS Padang Panjang, Arius Jonnaidi, M.E , Kamis (19/5). Dika­takannya, SP20 atau disebut dengan Long Form SP20 akan berlangsung dari 15 Mei hingga 31 Juni tahun ini. Hanya dilakukan kepada rumah tangga terpilih saja, untuk dijadikan sampel atau dinamakan dengan blok sensus.

“Jadi pada SP20 ini tidak semua kepala keluarga (KK) yang kita data. Cuma beberapa KK untuk dijadikan sampel. Ini dilakukan karena kita sebelumnya sudah mendata semua penduduk di Padang Panjang. Nah pada SP20 ini kita akan mendata beberapa variabel di antaranya karakteristik penduduk, migrasi, pendidikan dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, fertilitas, mortalitas dan perumahan,” jelasnya.

SP20 lanjutan ini beda dari sebelumnya, karena sensus ini menggunakan mekanisme long form dengan variabel yang lebih banyak.

Ditambahkan, adapun kegiatan ini dilakukan untuk memperkirakan jumlah, distribusi dan komposisi penduduk, memperoleh data untuk penghitungan parameter demografi (kelahiran, kematian, dan migrasi), dan sumber data dari indikator angka kematian ibu.

Kemudian, memperbarui data yang akan digu­nakan dalam penghitungan proyeksi penduduk, menyediakan data karakteristik penduduk dan perumahan, dan sumber data dari indikator kepen­dudukan untuk Sustainable Development Goals (SDGs) yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain.

Khusus untuk Long Form SP20 ini, akan ada 83 item pertanyaan yang akan disampaikan petugas dan nanti akan dijawab kepala rumah tangga itu sendiri.

“Petugas mendatangi rumah, nanti petugas memberikan 83 pertanyaan dan kepala rumah tangga akan menjawab semua pertanyaan itu,” terangnya. (rmd)