METRO BISNIS

Beli Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter Harus Lewat 2 Aplikasi

1
×

Beli Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter Harus Lewat 2 Aplikasi

Sebarkan artikel ini
LUSTRASI Minyak goreng curah.

JAKARTA, METRO–Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi dengan pelaku usaha minyak goreng meluncurkan Program MigorRakyat.

Tujuannya, agar penjualan minyak goreng curah dengan harga Rp 14.000 per liter dapat tepat sasaran, yaitu untuk masyarakat berpendapatan rendah.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha migor untuk rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor minyak goreng dengan para pengecer atau pelaku usaha kecil. Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” kata Mendag Lutfi dalam keterangannya, Selasa (17/5).

Baca Juga  Hadir dengan Warna Baru, Yamaha X-Ride 125 Makin Sporty dan Agresif

Sementara Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menjelaskan, Program MigorRakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Implementasi dilaksanakan oleh pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curah Rp 14.000 per liter tepat sasaran.

Para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.

Adapun daftar lokasi penjualan atau titik jual Program MigorRakyat yang menggunakan platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan IDFood dapat diakses oleh siapa saja.

Baca Juga  Tawarkan Bisnis Teknologi, PLN Jemput Investor Global pada Huawei Connect 2023 di China

Saat ini sudah ada 1.200 lokasi yang tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara.

“Dalam waktu dekat, jumlahnya akan menjadi 10.000 lokasi di seluruh Indonesia,” pungkasnya.(jpg)