METRO SUMBAR

Antisipasi Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Perempuan di Mentawai, Iptu Januar Sosialisasi di Gereja dan Warga Dusun

0
×

Antisipasi Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Perempuan di Mentawai, Iptu Januar Sosialisasi di Gereja dan Warga Dusun

Sebarkan artikel ini
DIALOG—Kapolsek Sikakap Iptu Januar dan Bhabinkamtibmas Brigadir Jt Napitupulu saat dialog dengan ngi Warga Mugairuk, Desa Silabu Kecamatan Pagai Utara, Kepulauan Mentawai.

MENTAWAI, METRO–Tingginya saat ini kasus kekerasan seksual yang dialami anak anak, membuat orangtua dan pihak terkait khususnya Kapolsek Sikakap, melakukan so­sialisasi di wilayah hukumnya.  Sosialisasi diberikan tak hanya bagi warga Dusun, tapi juga jemaat Gereja. Bukti­nya, Minggu  (15/5), Kapolsek Iptu Januar dan Bhabinkamtibmas Brigadir Jt Napitupulu mengungjungi Warga Mu­gairuk, Desa Silabu Kecamatan Pagai Utara, Kepulauan Mentawai.

Bertempat di Gereja GKPM Mugairuk Kapolsek Sikakap Iptu Januar memberikan sosialisasi tentang kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Selain itu  sosialisasi bahaya Narkoba dan tentang penipuan melalui medsos agar masyarakat waspada.

Kapolres Mentawai AKBP Mu‘at SH MH melalui Kapolsek Sikakap Iptu Ja­nuar didampingi Bhabinkamtibmas Jt Napitupulu mengatakan, pentingnya pendidikan seks terhadap anak anak saat ini, karena mereka bisa mengetahui bahayanya.

Baca Juga  43 Orang PDB Ikuti Pembekalan Ilmu

Dikatakan Iptu Januar, bahwa di Kementerian Perlindungan Perempuan dan anak pada 2020 lalu mencatat kasus kekerasan anak yang terjadi rentang bulan Januari-Juni 2020 sebanyak 1.848 kasus kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan kasus kekerasan yang paling banyak dialami anak diban­dingkan kekerasan fisik (852 kasus) dan psikis (768 kasus).

“Angka ini menunjukkan kekerasan seksual marak terjadi pada anak, se­hingga diperlukan adanya upaya pena­nganan maupun pencegahan dari ber­bagai lapisan masyarakat, lingkungan, o­rangtua dan pihak terkait,” jelas Januar.

Gawatnya lagi, ungkap Januar, bahwa pelaku kekerasan seksual saat ini ke­rap berasal dari orang-orang terdekat korban.  Untuk itu, kita memberikan edukasi kepada warga dusun dan jemaat gereja betapa pentingnya, menjelanin komunikasi dan kedekatan kepada anak, berikan edukasi tentang seks pada anak, lakukan deteksi dini dan mengajarkan kepada anak untuk membuat batasan pergaulan.

Baca Juga  BLK Agam Gelar Pelatihan Pembuatan Kue

“Sesuai arahan pimpinan, menjalani hubungan baik antara masyarakat dan Polri sangatlah penting. Bereikan mereka edukasi yang berguna terhadap dirinya, keluarga danlingkungan. Begitu juga dengan nakroba serta kasus penipuan dengan menggunakan medsos. Ini perlu diwaspadai,” tutur Januar.  Pada kesempatan tersebut Kapolsek Sikakap juga menyerahkan 2 buah bola Voli beserta netnya. (ped)