METRO PADANG

Hendri Septa: Tidak Ada WFH, Pegawai Bekerja seperti Biasa

0
×

Hendri Septa: Tidak Ada WFH, Pegawai Bekerja seperti Biasa

Sebarkan artikel ini
Hendri Septa Wali Kota Padang,

AIA PACAH, METRO–Pemerintah Kota Padang belum memberlakukan Work From Home (WFH) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerjanya. Wali Kota Padang Hendri Septa menyebut, pihaknya belum menerima surat edaran tentang WFH bagi ASN selama masa arus balik Idul Fitri 1443 H.

“Kita belum terima surat edaran tertulis, karena itu (WFH) belum bisa kita lak­sanakan,”sebut Hendri Septa di sela-sela inspeksi mendadak kehadiran ASN di Pemko Padang, Senin (9/5).

Dikatakan Hendri Septa, dirinya sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang terkait WFH bagi ASN di masa arus balik lebaran. Menurutnya, karena memang sistem kerja pemerintah mesti ada yang tertulis, seperti surat edaran dan lainnya, pihaknya memutuskan belum mengambil kebijakan untuk WFH.

“Karena itu kami mengadakan inspeksi men­da­dak besar-besaran ke tiap OPD pada hari ini,” sebut Hendri Septa didampingi Kepala BKPSDM, Arfian.

Sementara itu, seperti dikutip dari salah satu media nasional, sejumlah instansi pemerintah menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para pegawai­nya pasca cuti lebaran.

Kebijakan itu sesuai arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo agar seluruh pejabat pembina kepegawaian me­ngatur jadwal WFH bagi ASN di instansi masing-masing selama seminggu ke depan, 9-13 Mei 2022. Hal ini sekaligus mencegah terjadinya kemacetan saat arus balik lebaran. Penerapan WFH tersebut, lanjutnya, tidak akan mengganggu urusan administrasi dan pelayanan pemerintahan lain, karena kini telah ada penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memungkinkan ASN bekerja secara fleksibel memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Selain itu, menurut Tjah­jo, penerapan WFH selama sepekan setelah cuti Lebaran 2022 juga dapat diterapkan sebagai upaya isolasi mandiri (isoman) bagi para ASN setelah dari kampung halaman bertemu dengan keluarga. “WFH juga jadi kesempatan untuk isoman agar men­cegah adanya pertambahan kasus Covid-19,” katanya. (rel)