BERITA UTAMA

Liburan Lebaran jadi Petaka di Kabupaten Pasaman Barat, 4 Pengunjung Wisata Pantai Tewas Tenggelam

0
×

Liburan Lebaran jadi Petaka di Kabupaten Pasaman Barat, 4 Pengunjung Wisata Pantai Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Empat orang pengunjung di dua objek wisata pantai di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), ditemukan tewas pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri, Selasa (3/4).

PASBAR,METRO–Empat orang pengunjung di dua objek wisata pantai di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), ditemukan tewas  pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri, Selasa (3/4). Diduga, pengunjung tersebut tewas lantaran tenggelam saat mandi-mandi di objek wisata tersebut.

Ketua Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pas­bar, Rida Warsa me­nga­­takan keempat pe­ngun­jung itu ditemukan sudah me­ninggal dunia setelah dila­kukan pencarian. Keem­patnya merupakan warga yang datang untuk menik­mati liburan lebaran.

“Tiga orang korban itu ditemukan di objek wisata Pantai Sikabau Nagari Parit Kecamatan Koto Balingka adalah pria inisial F (42), seorang mahasiswa inisial TY (28) dan seorang petani A (52). Sementara itu satu orang pelajar ditemukan meninggal dunia di objek wisata Ujung Gading, Keca­matan Lembah Melintang inisial RH (16),” ungkap Rida, Kamis (5/4).

Baca Juga  Pelanggaran HAM Isu Elite, Rakyat tak Peduli

Dikatakan Rida, keem­pat pengunjung diduga pergi liburan ke dua lokasi objek wisata itu pada Se­lasa (3/5) siang. Diduga saat itu pengunjung ramai man­di-mandi dan diduga kor­ban hanyut atau tengge­lam sehingga berkemung­kinan kram atau korban tidak bisa berenang.

“Upaya pencarian dila­kukan oleh tim gabungan Polri, TNI, Basarnas Pos Pasaman, BPBD, Kelompok Sadar Wisata dan Peme­rintahan Nagari. Korban ditemukan pada Selasa sore atau empat jam sete­lah korban diketahui hilang. Selasa malam  keempat korban sudah berada di rumah duka,” katanya.

Baca Juga  2 Bulan si Kembar Hilang Dibawa 2 Pria

Rida menuturkan, PMI berharap agar setiap ke­lompok atau panitia yang mengadakan kegiatan wi­sata khususnya wisata air yang termasuk beresiko agar dibentuk semacam tim keselamatan dari pe­mu­­da atau Kelompok Sa­dar Wisa­ta (Pokdarwis) setempat.

“Kita dari PMI mem­berikan bersedia membe­ri­kan ilmu pertolongan pertama dan dari Basarnas (ilmu Water Rescue) siap untuk melatih mereka se­ca­ra gratis. Apalagi, kata­nya saat ini Pasbar, banyak objek wisata berbasis air seperti pantai, air terjun, bendungan bahkan water­boom,” pungkasnya. (end)