METRO BISNIS

Perdagangan Ritel Didorong Kembangkan Kerja Sama dengan UMKM

0
×

Perdagangan Ritel Didorong Kembangkan Kerja Sama dengan UMKM

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Sektor perdagangan ritel berperan besar sebagai pendukung sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memasarkan produknya. Banyak pelaku UMKM mengandalkan pusat perbelanjaan dalam memasarkan pro­duknya. Terlebih di masa pandemi ini, kolaborasi sektor perdagangan ritel dan pelaku UMKM perlu terus dipertahankan.

Hal itu disampaikan Gu­bernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, saat membuka Halal bi halal Alumni SMA se Bukittinggi dan Salingka Agam, Angkatan 88 (Jam Gadang 88), sekaligus menyerahkan bantuan ge­robak UMKM untuk PKL Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, di Aula PGSD Kota Bukittinggi, Kamis (5/5).

”Ekonomi kita di Sumbar memang ekonomi UM­KM. Ada enam ribu lebih UMKM kita di Sumbar. Makanya kita mendorong pe­ngusaha lokal untuk membuat retail modern, sehingga produksi UMKM kita bisa masuk ke retail tersebut. Bukan sebaliknya memasarkan barang orang,” ujar gubernur.

Gubernur mengapresiasi kepedulian Jam Ga­dang 88 yang telah membantu usaha PKL dengan gerobak yang representatif. Buya Mahyeldi berharap kedepan masih banyak lagi bantuan-bantuan untuk UMKM, khususnya bantuan pengemasan.

”Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Ba­rat, saya mengucapkan selamat datang kepada para perantau, alumni JG88. Terimakasih atas perha­tian dan kepedulian para alumni kepada pelaku UM­KM. Semoga kedepan bantuan serupa bisa terus di­tingkatkan,” tambah gubernur.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar juga  mengapresiasi kegiatan sosial JG88. Menurutnya aksi sosial ini sangat membantu masyarakat. Apalagi sejak pandemi covid, jumlah war­ga yang tergolong ku­rang mampu meningkat hingga 32 ribu jiwa dari sebelumnya yang hanya 19 ribu jiwa.

Sementara itu, Ketua Umum Jam Gadang 88, Ezi Zaini, menyebut, kehadiran organisasi sosial yang beranggotakan 6 ribu lulusan SMA tahun 1988 ini memang bercita-cita mam­pu berkontribusi da­lam membantu masya­rakat di Bukittinggi dan Agam, terutama para anggota.

”Sejak 2001, kami sudah menggelar berbagai aksi sosial bantu anak yatim dan fakir miskin, termasuk bantu korban gempa di Pasaman dan Pasaman Barat. Kali ini, kita membantu gerobak untuk UM­KM. Harapannya kedepan bisa berbuat lebih untuk bantu peningkatan eko­nomi masyarakat,” jelas Eri. (fan)