METRO PADANG

Yarsi Sumbar Salurkan Rp1,8 M Zakat dan Infak

0
×

Yarsi Sumbar Salurkan Rp1,8 M Zakat dan Infak

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN ZAKAT— Sekretaris Umum Yarsi Sumbar Anisral, secara simbolis menyerahkan zakat dan infak kepada masyarakat di Sekretariat Yarsi Sumbar, Kamis (28/4).

TARANDAM, METRO–Pada Ramadhan 1443 H, Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumbar menyalurkan dana za­kat dan infak sebesar Rp1,8 miliar. Dana zakat dan infak tersebut berasal dari seluruh karyawan Yarsi Sumbar yang ter­diri dari Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina se-Sum­bar, Universitas Moham­mad Nasir Bukittinggi, dan Masyithah. 

Ketua Umum (Ke­tum) Yarsi Sumbar Prof Masrul mengatakan, dana zakat dan infak dihim­pun Lazis Yarsi Sumbar sebagai Mitra dari Laznas Dewan Dakwah dan disa­lurkan oleh seluruh RS Ibnu Sina se-Sumbar, Universitas Mohammad Natsir Bu­kit­tinggi kepada masya­rakat yang berhak mene­rimanya. 

Ia menambahkan, da­na zakat dan infak karya­wan Yarsi Sumbar sebesar Rp1,8 miliar lebih itu didistribusikan kepada beberapa pihak di antaranya untuk bantuan gempa bumi Pasaman, biaya pendidikan anak kurang mampu, fakir miskin, dai/daiyah kerja sama dengan Dewan Dakwah Indonesia. 

Baca Juga  Peserta Pemilu Dilarang Kampanye di Lapas, 5.840 Napi di Sumbar jadi Pemilih

“Kemudian zakat dan infak disalurkan kepada karyawan golongan I, pensiunan, renovasi masjid, bantuan paket sembako untuk masyarakat, dan bantuan berobat pasien tidak mampu,” jelasnya. 

Masrul mengungkapkan, dana 1,8 miliar lebih dibagi dalam dua kategori yaitu dana infak sebesar Rp 1,6 miliar lebih dan dana untuk zakat sebesar Rp 176 juta lebih. 

Dijelaskan, dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, dana zakat dan infak karyawan mengalami peningkatan yang signifikan. Tahun 2021 lalu, dana zakat dan infak tercatat sebesar Rp1 miliar. 

Baca Juga  Gugus Tugas Bisnis dan HAM Dikukuhkan, Angin Segar untuk Pekerja, Pelaku Bisnis tak bisa Seenaknya

“Peningkatan jumlah dana zakat dan infak tersebut salah satunya disebabkan karena perekonomian yang sudah mulai membaik dan adanya penambahan jumlah karyawan tiap ta­hun­nya,” ujarnya. 

Lebih lanjut Masrul me­nyampaikan, penyaluran zakat dan infak oleh Yarsi Sumbar bertujuan untuk membantu masyarakat yang selama dua tahun terakhir terdampak pandemi Covid-19. “Mudah-mudahan dengan ini, kami bisa meringankan beban ma­sya­rakat,” ungkapnya. 

Diketahui, Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumatera Barat didirikan atas prakarsa Mohammad Natsir beserta tokoh ummat di tahun 1969. Saat ini Yarsi sudah memiliki 6 RS yaitu RS Ibnu Sina Bukittinggi, Padang, Simpang IV, Payakumbuh, dan Padangpanjang, lalu Universitas Mohammad Natsir, dan PT Masyithah. (rom)