METRO PADANG

Keluarga Juneidi dan Fitriani Tutup Program ”Semata” Jilid II di Kota Padang , Rumah Berdinding Papan, WC Tidak Layak Pakai

0
×

Keluarga Juneidi dan Fitriani Tutup Program ”Semata” Jilid II di Kota Padang , Rumah Berdinding Papan, WC Tidak Layak Pakai

Sebarkan artikel ini
WALI Kota Padang Hendri Septa.

SUNGAI SAPIH, METRO–Juneidi Said (41) dan Fitriani (39) bersama dua buah hatinya, Dzatun Ni­tha­qaini (10) dan Dzakira Thalita Zahra (7), terlihat tak kuasa menahan haru bercampur bahagia ketika mendadak didatangi Wali Kota Padang Hendri Septa dan rombongan, Selasa (26/4) sore.

Setelah dikunjungi dan ditinjau rumahnya orang nomor satu di Kota Padang pun mengajak mereka per­gi menuju Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang Jl. A. Yani No.11.

Sebagaimana diketa­hui, hal itu dikarenakan keluarga sederhana yang tinggal di sebuah rumah tak layak huni di Jalan Usang Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji itu ter­pilih menerima bantuan dari program Semata (Se­malam di Palanta) sang Wali Kota Hendri Septa.

Mereka adalah keluar­ga yang terakhir menda­pat­kan bantuan melalui pro­gram Semata jilid dua pada Ramadan tahun ini. “Alhamdulillah, kami se­keluarga sangat berterima kasih sekali kepada Pak Wali dan semua pihak yang membantu kami melalui program Semata ini. Ru­mah kami alhamdulillah akan dibedah dan kami pun juga diajak tinggal sehari di Palanta, berbuka puasa dan makan sahur bersama Pak Wali dan Istri di sini. Kita tadi juga diajak ber­main ke Kids Kingdom tem­pat wahana permainan anak di Jalan Sawahan,” ka­tanya.

“Ahamdulillah anak ka­mi Dzatun dan Dzakira sa­ngat senang karena belum pernah main ke tempat tersebut,” ucap Fitriani ketika ditemui wartawan sewaktu tiba di Palanta.

“Satu lagi yang menjadi rahmat bagi kita adalah Dzakira Thalita Zahra anak bungsu kami yang selama ini memiliki gangguan pa­da pendengaran dan tidak bisa berbicara kabarnya juga akan dibantu oleh Pak Wali. Semoga pengobatan anak saya ini berjalan lan­car sesuai harapan. Al­ham­dulillah, ini rezeki dan berkah yang sangat luar biasa bagi kita di bulan yang mulia ini. Hanya Allah SWT lah yang bisa mem­­­balasi kebaikan Pak Wali dan jajaran,” ungkap Fitriani sembari menangis.

Baca Juga  Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Terima Pin Emas Pemko

Adapun sewaktu di­tanyai seputar kondisi ru­mah yang ia tinggali Fitria­ni mengaku bahwa rumah yang ia tinggali tersebut dibangun se­adanya karena ketidakmampuan ekonomi keluarga. Terlihat jelas atap rumah banyak yang bocor serta berdin­dingkan papan dan seng yang mem­prihatinkan.

“Kami juga tidak me­miliki kamar dan WC yang me­ma­dai. Karena kondisi itulah anak-anak kita saat ini terpaksa tidur semua sekamar padahal me­­re­ka sudah besar-besar,” im­­buhnya.

Selanjutnya terkait akti­vitasnya sehari-hari, Fitriani mengaku untuk membantu kebutuhan ke­luarga sehari-hari ia terkadang berjualan es tidak jauh dari rumahnya. Sementara sang suami berpenghasilan pas-pasan yang bekerja sebagai operator pada sebuah peru­sahaan air minum isi ulang.

Pada saat yang sama Wali Kota Hendri Septa mengatakan lewat program Semata, Pemerintah Kota Padang bersama Baz­nas Kota Padang mem­bantu sebanyak 11 ke­luarga dhuafa dari 11 keca­matan di Kota Padang yang tinggal di rumah tak layak huni.

“Alhamdulillah wa syu­kurillah hari ini kita kembali melanjutkan Program Se­mata jilid dua dan me­rupakan keluarga yang ter­akhir mendapatkan ban­­tuan program Semata selama Ramadan 1443 H/2022. Kita sangat bersyukur program tersebut telah berjalan dengan baik dan lancar, semoga apa yang telah kita lakukan melalui program Semata ini mem­berikan keberkahan untuk kita semua,” ungkap Wali Kota Hendri Septa.

Hendri juga menyebut program tersebut sejatinya bertujuan dalam rangka membangun kepedulian sosial bagi sesama warga Kota Padang.

“Insya Allah, didukung Baznas Kota Padang ru­mah mereka akan kita bedah menjadi layak huni untuk ditempati. Mereka kita jemput untuk tinggal semalam di Palanta Wali Kota, lalu berbuka puasa hingga sahur bersama dengan kita. Kita bersyu­kur, sebelum menuju Palanta dapat mengajak saudara-saudara kita ini ke Kids Kingdom tempat wahana permainan anak di Jalan Sawahan. Alhamdulillah kita bahagia karena mampu membuat mereka bahagia,” imbuhnya.

Baca Juga  Munajat 212 Dituding Politis, Andre: Mereka Iri Lihat Acaranya Ramai

Terakhir orang nomor satu di Kota Padang itu juga membeberkan dalam upaya membedah rumah war­ga yang tak layak huni di Kota Padang memang tidak cukup lewat program Semata di bulan Ramadan saja. Ia pun berharap setelah Ramadan untuk terus dapat melakukan program bedah rumah tak layak huni di kota yang ia pimpin.

Apalagi berdasarkan data dari Dinas Sosial Kota Padang saat ini cukup banyak warga kurang mampu dan tinggal di rumah tak layak huni di Kota Padang yang membutuhkan pertolongan. Lebih kurang mencapai 120 ribu kepala keluarga (KK).

“Maka itu kita sangat berharap lewat program Semata ini juga turut mampu mengetuk banyak pintu hati lainnya untuk bisa saling peduli pada warga dhuafa di Kota Padang seperti yang masih tinggal di rumah yang tak layak huni. Baik dari unsur BUMN/BUMD, Perbankan serta perusahaan swasta dan pemangku kepentingan lainnya. Semoga dengan kebersamaan itulah masyarakat kita semakin banyam yang terbantu,” pungkas Wali Kota.

Sementara itu sewaktu tiba di Palanta rombongan keluarga penerima bantuan langsung disambut Ketua TP-PKK Ny. Genny Putrinda.

Usai berbuka puasa bersama mereka diperkenalkan kepada keluarga besar Bapenda yang menggelar buka puasa bersama bersama Wali Kota. Mereka pun menerima bingkisan dari Bapenda, Bank Nagari, BRI serta DPC HKTI Kota Padang. (rel)