METRO PADANG

Dishub Padang Imbau Masyarakat Jeli Pilih Bus untuk Mudik, Yudi Indra: Hindari Naik Travel Liar

0
×

Dishub Padang Imbau Masyarakat Jeli Pilih Bus untuk Mudik, Yudi Indra: Hindari Naik Travel Liar

Sebarkan artikel ini
PASANG STIKER— Wali Kota Padang Hendri Septa memasang stiker angkutan Lebaran yang laik jalan saat pemeriksaan di Terminal Anak Aia, beberapa waktu lalu.

AIA PACAH, METRO–Memasuki masa angkutan Lebaran 2022, Dinas Per­hu­bu­ngan (Dishub) Kota Padang meng­imbau masyarakat, teru­tama pemuduk untuk jeli dalam memilih kendaraan utuk ke­per­luan mudiknya dengan cara memeriksa kendaraan yang akan digunakan ke kampung halaman.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani, mengungkapkan pemudik harus untuk cerdas dan jeli dalam menaiki kendaraan yang akan ditumpangi. Demi keselamatan, pemudik diminta jangan naiki travel liar.

“Pada saat Lebaran nanti akan bermunculan travel liar. Travel liar tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan umum. Kita juga tidak mengetahui kelaikan kendaraan travel tersebut, jika terjadi musibah ten­tunya tidak akan ditang­gung asuransi dan sebagai­nya,” ujar Yudi Indra Sani.

Untuk diketahui, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) menyediakan portal SPIONAM saat memasuki masa angkutan Lebaran 2022. Portal ini berfungsi untuk mempermu­dah ma­syarakat menge­cek secara mandiri validitas angkutan umum yang akan digunakan saat mudik nanti.

Kehadiran SPIONAM ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat sekaligus untuk mencegah maraknya angkutan ilegal yang beroperasi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Oleh karena itu sebelum memilih jenis angkutan ataupun PO diharapkan masyarakat dapat memeriksa kenda­raan tersebut di SPIONAM karena nantinya akan me­nyangkut keselamatan dan keamanan pengguna bus.

Baca Juga  IMP Nanggalo Ikuti Gebyar Kader untuk Tekan Angka Stunting

Dalam SPIONAM ter­sebut dicantumkan kapan masa berlaku uji kenda­raannya, juga masa berlaku kartu pengawasannya. Dalam SPIONAM juga dapat diperiksa keabsahan angkutan barang, angkutan orang dalam trayek, maupun angkutan orang tidak dalam trayek, apakah kendaraan tersebut telah terdaftar atau tidak.

Di sisi lain, menurut Yudi Indra, Dishub Padang juga melakukan inspeksi ke­selamatan angkutan umum atau ramcek. Penge­ce­kan angkutan umum untuk memastikan kelaikan kendaraan.

“Setiap kendaraan yang sudah dicek akan ditempeli stiker khusus,” ucap Yudi Indra Sani.

Kadishub membocorkan, selama ini kerap terjadi kecelakaan lalulintas akibat kelalaian pemilik angkutan umum dalam memeriksa kendaraannya. Berkaca pada kasus ke­celakaan ketika lebaran sebelumnya, akibat kecelakaan pada umumnya karena masalah pada bola-bola stir kendaraan, rem blong, dan sebagainya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Wali Kota Pa­dang Hendri Septa meninjau Kesiapan Terminal Anak Air, yang berada di Kelurahan Anak Air, Kecamatan Koto Tangah. Peninjauan tersebut menyasar bus Antar Kota Antar Pro­vinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang masuk ke terminal.

Baca Juga  Live Musik hingga Larut Malam, Pemilik Kafe di Pantai Padang Ditegur

Hendri Septa mengatakan, peninjauan bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan yang digu­na­kan untuk mengangkut pe­numpang layak untuk ber­operasi. Setelah dinyatakan layak, kendaraan ter­sebut langsung dipasangi stiker.

“Dengan ditempelnya stiker ini menandakan  bahwah bus-bus yang masuk ke terminal ini layak dan aman digunakan. Artinya, bus yang dipasang stiker itu telah melalui pengecekan seperti pengecekan rem, surat-surat kendaran, lampu kendaraan dan lainnya,” sebut Wako Hendri Septa.

Orang nomor satu di Kota Padang itu berharap dengan dipasang stiker dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi penumpang selama me­lakukan perjalanan. “Kami mengimbau kepada ma­sya­rakat Kota Padang untuk memilih angkutan lebaran yang telah berstiker layak jalan. Hal ini guna menjaga kenyamanan dan ke­amanan penumpang saat mudik lebaran,” pungkas Wako Hendri Septa. (ade)