LIPUTAN KHUSUS

Pencapain Target Pembangunan di Pa­dangpanjang , OPD harus Memiliki Data Esensial

0
×

Pencapain Target Pembangunan di Pa­dangpanjang , OPD harus Memiliki Data Esensial

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING—Walikota Padangpanjang Fadly Amran Melaunching Dapur Sehat (Dashat) sebagai pos gizi dan pusat pelayanan stunting.

Mendukung pencapaian target pemba­ngunan yang ditetapkan melalui Rencana Pemba­ngunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan Walikota Pa­dangpanjang Fadly Amran menuntut Organisasi Pe­rangkat Daerah (OPD) memiliki data data Esensial.

“Salah satu data-data yang penting harus dimiliki , misalkan di Dinas Kesehatan stunting, berapa uang yang dianggarkan untuk lansia. Berbicara statistik perhatian peme­rintah, tentu melihat angka-angka naik turunnya,” ujar Wako Fadly Amran.

Fadly Amran mengatakan, pentingnya me­ngatasi permasalahan stun­­ting ini penting dan perlu perhatian, bagai­mana stunting ini bisa turun melalui program Da­pur Sehat (Dashat) dan pemberdayaan ma­sya­rakat serta pendidikan kepada keluarga yang di ambang stunting.

Wako Fadly juga meminta dinas terkait bisa terus berupaya untuk mem­berikan edukasi kepada masyarakat agar agar anak-anaknya bisa terhindar dari stunting. Salah satunya dengan pemberian gizi yang cu­kup kepada anak.

“Saya minta tidak sa­tupun data data yang ter­tinggal sebagai acuan kita dalam mengatasi stunting di Padangpanjang,”kata Fadly Amran seraya me­nyampaikan harapan agar OPD dapat bersinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama yang sudah dilahirkan tidak putus dan tetap berkelanjutan. Se­hingga upaya dan ikhtiar yang baik ini bisa dirasakan manfaatnya.

Baca Juga  FA Kabupaten A­gam Sampaikan Aspirasi Anak di Musrenbang

Sementara itu, Osman menjelaskan, Dashat ini terletak pada Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dan menjadi pusat gizi serta pelayanan pada a­nak stunting. BKKBN dan ahli gizi telah menyusun menu sehat dengan konsep produk lokal guna pemenuhan gizi seimbang.

Ia mengatakan, kegiatan Dashat mencakup e­­du­kasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan ibu ha­mil, ibu menyusui, serta balita.  “Dalam hal ini ma­syarakat akan diberi so­sialisasi terkait pangan lokal yang terjangkau, bercita rasa dan bergizi. Dan dipadukan dengan kegiatan kemitraan lainnya,” terang Osman.

Dalam kegiatan ini ju­ga dilanjutkan dengan pemberian alat teknologi tepat guna (TTG) kepada kelompok usaha pening­katan pendapatan keluarga akseptor (UPPKA) unutk mendukung Dashat dari kepala Perwakilan BKKBN Sumbar.

Terkait data esensial, lebih lanjut Wako menegaskan Penyusunan data secara teknis, di antara­nya berdasarkan kepada indikator, variabel, dan kegiatan. “Secara teknis, ketiganya ini harus paham juga,” kata Osman.

Baca Juga  Nilai SAKIP dan RB Padangpanjang Alami Peningkatan

Dikatakanlagi, mencapai hasil suatu kinerja bukan terpaku pada outco­me saja. “Outcome itu hanya hasil akhir, tapi bagaimana prosesnya,” tutur Osman.

*Keterbukaan Informasi Publik

Berkaitan dengan pencapaian target pemba­ngunan di Kota Padangpanjang Wako Fadly Amran. Juga meminta kepala OPD menjalin komunikasi yang baik dengan wartawan. Bila wartawan mem­butuhkan informasi, kepala dinas wajib menjelaskannya.

 “Kepala dinas diminta jangan menghindar, mes­kipun wartawan mengkritik suatu kesalahan atau kasus. Itulah tugas mereka, yang penting bukan mencari-cari masalah, karena itu beda lagi,” ujarn Fadly Amran seraya menekankan pentingnya ke­terbukaan informasi.

Di samping itu, agar berbagai informasi da­pat diakses oleh wartawan, peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) mes­ti dimaksimalkan di setiap OPD.  “PPID ini penting sehingga tidak ada prasangka dari wartawan. Jadi bila ada halangan saat diwa­wan­cara, PPID ini bisa menjadi corong,” ungkap wali kota muda ini. (rmd)