METRO NASIONAL

ICBS Tangkal Narasi Intoleran, Bangun Generasi Bangsa yang Pancasilais

1
×

ICBS Tangkal Narasi Intoleran, Bangun Generasi Bangsa yang Pancasilais

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Kepala Sekolah ICBS, Ustad Ihsan Ahmad bersama guru dan anak didiknya.

PADANG, METRO–Banyak cara yang bisa dilakukan anak bangsa da­lam membangun dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Salah satunya, semangat membangun bangsa yang di mulai dari ruang lingkup terkecil dalam keluarga.  Bahkan dalam lingkup lembaga pendidikan yang nantinya melahirkan generasi cerdas, bertanggung jawab dan pancasilais.

Maraknya narasi-narasi intoleran yang beberapa waktu belakangan menghiasi berbagai ruang media sosial (medsos), tentunya cukup meresahkan banyak pihak. Sangat dibutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat maupun lembaga pendidikan, untuk tetap menjaga semangat kesatuan dan persatuan.

Narasi intoleran ini, tentunya bisa ditangkal dengan semangat bersama semua pihak. Terutama dalam mem­­bangun semangat cinta tanah air.  Seperti di­sam­pai­kan Kepala Sekolah Insan Cendekia Bording School­ (ICBS), Ustad Ihsan Ahmad.

Menurutnya, membangun bangsa dalam bingkai NKRI harus didukung secara total. Semangat tersebut tentunya selalu ditanamkan pada diri seluruh sifitas akademik ICBS. “Membentuk anak yang cerdas dengan karakter yang islami, tujuan kita melahirkan generasi yang islami. Dengan terbentuknya SDM yang berkualitas tersebut, tentunya akan lahir generasi penerus yang siap mendukung dan berperan membangun bangsa da­lam bingkai NKRI,” ujarnya.

Lebih jauh Ustad Ihsan menjelaskan, ICBS juga mengajarkan tentang ayat-ayat Allah SWT dengan pemahaman yang benar. Tentunya sesuai dengan aturan-aturan perundangan di NKRI. ICBS dalam menjaga NKRI senantiasa mengajarkan kepada seluruh santrinya menghormati para pahlawan dan sejarah bangsa. Hal tersebut tergambar dalam setiap upacara. Di mana senantiasa menghormati lambang-lambang kenegaraan.  “Kita juga mengajarkan toleransi beragama sebagai wujud kebhinekaan. Juga mengajarkan satri sebagai umat yang moderat yaitu umat yang tidak radikal. Karena ICBS memegang teguh ajaran islam yang moderat dan berkontribusi dalam cita bangsa dan tanah air,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, di sekolah ICBS juga diajarkan pendidikan kewarganegaraan Indonesia. Sehingga tidak ditemukan di lapangan pertentangan ideologi pancasila dengan pemahaman Islam. “Anak anak kita di sekolah baik itu dari segi pakaian, pendidikan dan lainnya tidak ada diajarkan hal yang bertentangan de­ngan pancasila. Karena kita sangat sepaham dengan pancasila. ICBS siap bersinergi dalam mencetak ge­ne­rasi yang pancasila,” tam­bahnya. Pimpinan ICBS ini juga berkomitmen mendukung Polri dalam menegakkan hukum terhadap kelompok intoleran yg me­ru­sak NKRI. Melalui se­kolah ICBS berharap lahirnya penerus bangsa yang cerdas, pancasilais dan terwujudnya cinta tanah air.­(fan)