PADANG, METRO–Berbeda dari dua tahun sebelumnya, Polda Sumbar memastikan tidak akan melakukan penyekatan di perbatasan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran 2022. Pasalnya, mayoritas warga sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, kepada wartawan, Selasa (19/4). Menurutnya, pelaksanaan mudik lebaran dari luar daerah ke Sumbar tidak perlu penyekatan lagi.
“Para perantau mayoritas telah melaksanakan vaksinasi. Bahkan, di setiap terminal keberangkatan juga akan ada gerai vaksin. Jadi, tidak masalah lagi dan tidak perlu lagi ada penyekatan perbatasan,” jelasnya.
Untuk mudik lebaran tahun ini, kata Kombes Pol Satake Bayu, pihaknya fokus melakukan pengaturan arus lalu lintas sehingga tidak terjadi kemacetan. Namun, pengawasan protokol kesehatan tetap dilaksanakan.
“Kami membantu memperlancar arus lalu lintas, terutama mengantisipasi kemacetan. Intinya membantu arus lalu lintas di bandara maupun di jalur darat,” ujarnya.
Dalam pengamanan Idul Fitri 1443 Hijriah, pihak kepolisian akan melaksanakan Operasi Ketupat Singgalang. Satake Bayu mengungkapkan, Polda Sumbar akan mengerahkan 2.342 personel.
Operasi Ketupat Singgalang dimulai 28 April hingga 9 Mei 2022. Polda Sumbar fokus pada pengamanan selama perayaan lebaran di antaranya di lokasi rawan kemacetan, kecelakaan, dan juga rawan terjadinya bencana alam.
“Pada pengamanan Idul Fitri tahun ini, sebanyak 89 Pos yang akan didirikan pada Polres-polres sejajaran Polda Sumbar. Ada Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu,” pungkasnya. (rgr)






