METRO PADANG

Lepas Pandemi, Warga Padang Diajak Imunisasi Balita di Posyandu

0
×

Lepas Pandemi, Warga Padang Diajak Imunisasi Balita di Posyandu

Sebarkan artikel ini
pekan imunisasi
PEKAN IMUNISASI— Wagub Audy Joinaldy bersama Wako Hendri Septa saat Gebyar Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional Tingkat Kota Padang, di Balaikota.

AIA PACAH, METRO–Pemko Padang mengajak seluruh warganya untuk segera membawa anak balitanya ke Posyandu. Sebab imunisasi bagi balita mesti segera diberikan. Ka­rena sepanjang pandemi Covid-19 lalu, cukup banyak warga yang tidak membawa anaknya untuk diimunisasi di Posyandu.

“Segera bawa anak kita untuk imunisasi di Posyan­du atau Puskesmas,” ajak Wali Kota Hendri Septa saat Gebyar Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional Tingkat Kota Padang, di Balaikota, Selasa (19/4).

Menurutnya, membawa anak ke Po­syan­­­du dan Puskesmas untuk diimunisasi akan mencegah penyakit. Di antaranya seperti difteri, campak, rubella, dan sebagainya.

Diakui Wali Kota Pa­dang, dampak pandemi Covid-19 memang cukup besar. Seperti menurunnya angka imunisasi di Padang. Hal ini dapat berakibat timbulnya daerah yang berpotensi terjadi kejadian luar biasa.

Baca Juga  Tampilan Baru, New CB150 Verza makin Gagah

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pa­dang dr Srikurnia Yati men­jelas­kan bahwa ribuan ba­lita di Padang belum men­dapat imunisasi sejak pandemi Covid-19 melanda. Dikatakannya, sebelum pandemi (tahun 2019), angka pelaksanaan imunisasi se­besar 93 persen. Namun pada saat pandemi hingga saat ini turun menjadi 78,6 per­sen.

“Ada tanggung jawab kita bersama bahwa 1.724 balita di Padang yang belum diimunisasi,” jelasnya.

Kadiskes Padang berharap, pelaksanaan pekan imunisasi dapat maksimal. Sebanyak 919 Posyandu di Padang dapat aktif melayani balita.

Baca Juga  Mediasi Kasus Pencemaran Nama Baik, Andre Rosiade Putuskan Maafkan Terlapor

Wagub Audy Joinaldydalam arahannya menyebut, pekan imunisasi dapat berjalan sukses, butuh dukungan ibu. Audy sempat bercerita bahwa seluruh anaknya telah mendapat imunisasi lengkap. Hal itu berkat kepedulian istrinya serta rajin membawa anak ke Posyandu. “Istri saya rajin menyimpan kartu imunisasi anak. Di situ saya melihat, setiap anak saya sudah diberi tanda bahwa sudah diimunisasi,” ucap Audy.

Diakui wagub, angka capaian imunisasi Provinsi Sumatera Barat berada di peringkat terendah ketiga nasional. Hal ini mesti dikejar sehingga angka capaian imunisasi meningkat. “Pemprov segera mengadakan gebyar imunisasi anak,” terang wagub. (rel)