METRO SUMBAR

6 Kecamatan di Pessel Telah Terjadi Lahan, Dampak Cuaca Panas 

0
×

6 Kecamatan di Pessel Telah Terjadi Lahan, Dampak Cuaca Panas 

Sebarkan artikel ini
Akibat dampak dari cuaca panas ekstrim di Kabupaten Pesisir Selatan, membuat mudahnya terjadinya kebakaran lahan.

PESSEL, METRO--Akibat dampak dari cuaca panas ekstrim di Kabupaten Pesisir Selatan, membuat mudahnya terjadinya kebakaran lahan. Terpantau terpantau sejak akhir Maret hingga April telah terjadi kebakaran lahan di 6 kecamatan di daerah itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD), Kabupaten Pesisir Selatan Doni Guzrizal, melalui melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Yoggi Harmaidi mengatakan, sejak beberapa minggu terakhir telah terjadi kebakaran hutan atau lahan di beberapa kecamatan di Pessel.

Dimana beberapa Kecamatan itu ungkap Yogi, diantaranya, Tapan, Lengayang, IV Jurai, Bayang, Batangkapas dan Koto XI Tarusan.

” Untuk titik api yang langsung kami tangani oleh TRC BPBD sesuai laporan yang kita terima ada di 6 kecamatan yaitu, Tapan, Lengayang, IV Jurai, Batangkapas, Bayang dan Koto XI Tarusan. Dan kecamatan lainya, diantaranya, Tapan, Lengayang, IV Jurai, Bayang, Batangkapas dan Koto XI Tarusan. katanya pada media. Selasa (19/4/2022).

Baca Juga  Mulyadi: Hoyak Tabuik Gambaran Karakter Masyarakat

Dijelaskan Yoggi, berdasarkan pantauan Aplikasi Lapan Fire Hotspot terdapat beberapa titik api di Tapan dengan kepercayaan sedang, dan disana juga terjadi kebakaran lahan paling luas diantara beberapa titik terjadi kebakaran di kecamatan lain.

“Tapan kebakaran lahan terparah dengan luas lahan yang terbakar lebih kurang sekitar 20 Hektare,”ujarnya.

Kemudian, untuk di beberapa titik seperti di Bayang, Koto XI Tarusan, IV Jurai, Batangkapas dan Lengayang diperkirakan rata-rata lahan yang terbakar ada sekitar 2-3 hektare lahan.

“Kalau di 5 kecamatan itu, lahan yang terbakar di sekitar area perbukitan warga, kalau Tapan di area perkebunan sawit warga,”ucapnya.

Lanjutnya, dari beberapa titik terjadi kebakaran lahan didaerah tersebut, rata-rata apinya sudah dapat dipadamkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Polisi/TNI dan KPHP serta masyarakat.

“Alhamdulillah, berkatat kerja keras tim dilapangan. Kini api sudah dapat dipadamkan,”tuturnya.

Baca Juga  Kapolres Ungkap Kecelakaan Beruntun di Koto Tuo Panyalaian

Lanjutnya lagi, melihat kondisi cuaca yang terjadi masih panas di Pesisir Selatan, ia mengimbau dan mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas bakar membakar lahan dulu.

“Kita mintak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas membakar lahan dulu dengan kondisi cuaca yang saat ini masih terjadi panas. Sebab, sangat rentan terjadinya kebakaran lahan lagi,”tutupnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan dari pihak kepolisian terpantau, kebakaran lahan terjadi tidak hanya di beberapa kecamatan itu. Tapi juga terjadi di kecamatan Ranah Pesisir dan

Silaut, yaitu lahan kosong yang berbatasan dengan PT. SJAL II Silaut dan PT. Sapta Sentosa Jaya Abadi.

Kebakaran di Lubang tersebut terjadi pada Senin 11 April 2022 lalu, dan di Ranah Pesisir tepatnya di Kampung Pasia Pelangai, Padang Laban Kenagarian Pasia Pelangai, yang terjadi pada Sabtu 16 April 2022. ( Rio)