SIJUNJUNG, METRO–Dalam monitoring Tim Pemkab Sijunjung yang dilakukan tim ketahanan pangan di Pasar Kunpar, Kecamatan Kamang Baru, setidaknya sebanyak 12 komoditi pangan pokok yang menjadi perhatian untuk dilakukan pengawasan. Hal ini menyangkut ketersediaan Sembako dan sejumlah komoditi pangan di Kabupaten Sijunjung diprediksi aman menjelang lebaran Idul Fitri 1443 H mendatang. Selain ketersediaan, Tim Ketahanan Pangan Pemkab Sijunjung juga memantau harga sejumlah bahan pokok.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan atau kenaikan harga yang tinggi terhadap bahan pangan pokok di Sijunjung jelang memasuki hari raya Idul Fitri.
Sejumlah bahan pokok yang menjadi prioritas pengawasan diantaranya beras, jagung, kedelai, telur ayam, daging ayam, daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan gula pasir.
“Monitoring dan pengawasan kali ini diambil sebagai sampel di Pasar Kunpar, Kamang Baru. Setidaknya ada 12 komoditi yang kita pantau. Kita mengawasi agar tidak terjadinya kelangkaan stok ataupun lonjakan harga pada komoditi tertentu jelang lebaran ini,” ucap Efdaneri, Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan Perikanan didampingi Syafrizal, Kabid Perdagangan Dinas Dagperinkop UKM Sijunjung, Kamis (14/4).
Dijelaskan, hasil pemantauan yang dilakukan pada menunjukkan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman. “Kita cek di pasar Kunpar masih aman, artinya ketersediaan stok tidak bermasalah dan pasokan lancar, harga pun masih stabil,” jelas Efdaneri.
Meski demikian, kondisi tersebut bisa saja berubah dalam beberapa waktu kedepan, terutama seminggu jelang lebaran Idul Fitri. “Bisa saja ada perubah, karena itu pengawasan dan monitoring akan terus dilakukan. Kita berharap kondisi ini bisa stabil kedepannya,” harap Efdaneri.
Hal yang serupa juga diungkapkan oleh sejumlah pedagang dan distributor, hingga kini pasokan bahan pangan pokok masih lancar dan tidak ada kelangkaan, serta kenaikan harga juga masih tergolong wajar. (ndo)





