AGAM/BUKITTINGGI

Pemko, PKK dan Baznas Bukittinggi Berkolaborasi, Bebaskan Masyarakat dari Rentenir

1
×

Pemko, PKK dan Baznas Bukittinggi Berkolaborasi, Bebaskan Masyarakat dari Rentenir

Sebarkan artikel ini
BANTUAN—Wali Kota Bukitttinggi Erman Safar menyerahkan bantuan kepada masyarakat untuk pelunasan utang kepada rentenir.

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi bekerjasama dengan TP PKK dan Badan Amil Zakat Nasio­nal (Baznas) Bukittinggi, untuk membantu membebaskan masyarakat dari rentenir untuk pelunasan utang. Bantuan diserahkan secara simbolis Wali Kota Bukittinggi Erman Safar di pe­n­dopo rumah dinas wa­ko, baru-baru ini.

Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny Fiona Erman Safar menjelaskan, program ini merupakan bentuk ke­pe­dulian Pemko Bukittinggi dalam menyelesaikan persoalan ekonomi masya­rakat, salah satunya utang. Sehingga mereka yang sedang terlilit utang, bisa terlepas dari kejaran rentenir.

“Kami dari TP PKK, mem­bantu pemerintah untuk mencari mereka yang membutuhkan ini. Setiap TP PKK di 24 kelurahan mencari satu orang warga yang tengah terlilit utang serta benar benar kondi­sinya itu paling dan sangat perlu dibantu. Sehingga hari ini targetnya kita bantu satu orang satu kelurahan,” jelas Fiona.

Baca Juga  Rayakan Valentine Day, Bakal Berurusan dengan Satpol PP

Kepala Pelaksana Baznas Bukittinggi Defrisal menjelaskan, setelah ber­koordinasi dengan Pemko Bukittinggi, diupayakan untuk membantu pelunasan utang warga dari rentenir. Satu kelurahan, dibantu maksimal Rp 3 juta.

“Jadi kita bantu satu kelurahan dibantu Rp 3 juta. Pada umumnya, setiap kelurahan mencari satu o­rang yang terlilit utang de­ngan nominal setara de­ngan yang kita bantu. Namun, ada kelurahan yang lebih dari satu orang, tapi jika digabung jumlah utang mereka tetap Rp3 juta,” jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar memberi apre­siasi TP.PKK yang turun langsung ke rumah warga, mencari warga yang membutuhkan dan terlilit utang, termasuk pa­da Baznas yang telah bekerjasama dengan pemerintah membantu membangkitkan eko­nomi ma­syarakat.

Wako berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memulihkan e­ko­nomi warga. Banyak war­ga yang berupaya memenuhi kebutuhannya de­ngan melakukan peminjaman ke rentenir.“Ini tentu sangat memprihatinkan. Banyak dari mereka yang akhirnya tidak mampu mem­bayar karena bunga yang tinggi. Untuk itu, kami dari peme­rintah bantu meringankan beban mereka, agar lepas dari kemiskinan. Jika sudah dilunasi seperti saat ini, kami berharap ja­ngan ditambah lagi utang baru dengan ren­tenir. Jika memang butuh sekali untuk usaha, bisa pinjam ke BPR Syariah Jam Gadang lewat tabungan uts­man,” ungkap Wako.

Baca Juga  Baznas Bukittinggi Salurkan Bantuan Bencana ke Agam dan Tanah Datar

Proses penyerahan ban­tuan pelunasan utang dari rentenir ini, diawali dengan pengajian oleh Dr. Awaludin. Dimana, dalam tausiyahnya disampaikan, bagaimana haramnya riba dan masyarakat diharapkan untuk menghindari hal itu, baik dari si peminjam maupun mereka yang me­minjamkan. Apalagi saat ini Pemko bersama BPR Syariah Jam Gadang, sudah meluncurkan program Ta­bungan Utsman. (pry)