METRO SUMBAR

Sidak Samsat Pessel, Wagub Sumbar Tegaskan Jangan Ada Pungli

0
×

Sidak Samsat Pessel, Wagub Sumbar Tegaskan Jangan Ada Pungli

Sebarkan artikel ini
SIDAK—Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy didampingi pihak UPTD Samsat Pesisir Selatan lakukan sidak.

PESSEL, METRO–Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy tegaskan kepada pegawai Kantor UPTD Samsat Pesisir Selatan untuk tidak me­la­kukan pungli. Memberikan pelayanan yang terbaik merupakan tanggung jawab pemerintah. “Saya tegaskan dalam bertugas jangan ada pungutan liar. Mudahkan rakyat untuk membayar pajak, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk menciptakan pelayanan yang terbaik buat mas­yarakat,” kata Wagub Sumbar.

Hal ini disampaikan Wa­­gub Sumbar Audy Joinaldy dalam inspeksi men­dadak (sidak) ke kantor Samsat Pesisir Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Sago Salido, Kec. IV Jurai, Kamis (14/4).

Menurut Audy Joinaldy, saat ini sudah tidak zaman lagi pungli, semua sudah dipermudah. Masyarakat bisa melakukan transaksi online (e-Samsat).

“Kita harus mengubah stigma dan paradigma masyarakat terhadap seluruh pelayanan publik, beri pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pintanya.

Dalam hal ini, percepatan pelayanan melalui pe­ng­gunaan teknologi in­for­masi dan komunikasi memang menjadi hal yang paling utama, khususnya dalam upaya membangun kepercayaan publik.

“Dalam meningkatkan PAD, kita harus memiliki inovasi. Tanpa inovasi, saya yakin PAD tidak akan meningkat. Ini business as usual, harus ada perubahan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala UPTD Samsat Pessel Zul Akmal, S.IP, MM menyampaikan, saat ini Samsat Pessel sedang mengalakkan inovasi bernama “Hun­ting TDU”.

“Kegiatan ini kita gencar lakukan pemburuan terhadap setiap pemiliki kendaraan yang belum membayar PKB (Pajak Ken­­daraan Bermotor). Kita la­ku­kan hampir setiap ming­­gu,” ungkap Zul Akmal

Inovasi Hunting TDU bisa terlihat dari aplikasi e-Samsat bagi pemiliki kendaraan yang belum membayar PKB yang Tidak Daf­tar Ulang (TDU) atau kendaraan yang sudah berpindah hak milik.

“Kita langsung beri teguran ataupun menagih  langsung tunggakan PKB. Walaupun dimana pemiliki kendaraan berada di wila­yah Painan,” jelasnya.

Kembali Zul Akmal melaporkan, bahwa Samsat Pessel untuk triwulan pertama lebih dari 39 persen dari target yang telah dite­tapkan Bapenda Sumbar Rp. 33.450.000.000,- untuk tahun 2022.

“Alhamdulillah, apa yang ditargetkan untuk Samsat Painan sudah tercapai. InsyaAllah untuk triwulan kedua ini akan kita tingkatkan lagi,” harapnya.

Setelah puas melihat setiap ruangan, terakhir, Audy berharap, untuk terus bekerja sama dari semua pihak dan jalin komunikasi dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, demi kemajuan Sumbar kedepannya. (fan)