LIPUTAN KHUSUS

LKKS Agam Salurkan 60 Paket Lebaran untuk Lansia dan Anak Yatim

0
×

LKKS Agam Salurkan 60 Paket Lebaran untuk Lansia dan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
LKKS Agam Salurkan 60 Paket Lebaran Untuk Lansia dan Anak Yatim
Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Agam, menyerahkan 60 paket sembako kepada lanjut usia dan anak yatim kurang mampu di tiga kecamatan.

Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Agam, menyerahkan 60 paket sembako kepada lanjut usia dan anak yatim kurang mampu di tiga kecamatan di daerah itu.

Ketiga kecamatan itu a­dalah, Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Mutiara dan Ampek Nagari.

Bantuan diserahkan Ketua LKKS Kabupaten Agam Ny. Yenni Andri Warman, didam­pingi Kadis Sosial Agam Rahmi Artati dan Sekretaris LKKS Agam Zulfi Ernawati, Selasa (12/4).  Paket lebaran ini berisi beras, minyak goreng, gula dan susu.

Zahara (10) salah satu anak yatim yang mendapatkan bing­kisan lebaran tersenyum se­nang mendapati dirinya menjadi salah satu penerima paket di bulan Ramadhan.

Baca Juga  Hadiri Audiensi Program Prioritas Pembangunan di DPRD Sumbar, Wali Kota Solok Diapresiasi Ketua Parlemen Provinsi

“Saya sangat senang, puasa dan lebaran kali ini bisa mendapat bingkisan dari LKKS Agam. Semoga para donatur dimudahkan rezekinya, disehatkan badannya, dan dimu­dahkan segala urusannya, Aamiin,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris LKKS Agam Zulfi Ernawati, menjelaskan sasaran pemberian bantuan ini kaum lanjut usia dan anak yatim yang ada di setiap nagari.

Bantuan ini juga akan dibe­rikan kepada 16 kecamatan se-Agam dengan masing-masing kecamatan sebanyak 20 o­rang. Menurutnya, bantuan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, atau 10 orang per kecamatan.

Baca Juga  Sandiaga Uno: Sarugo Memiliki Kearifan Lokal yang Terjaga

“ Bantuan ini diberikan sejak tanggal 12 Maret sampai 21 Maret 2022. Total bantuan sebanyak 320 paket,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LKKS Kabupaten Agam Ny. Yenni Andri Warman mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya berbagi kepada sesama, untuk mengarahkan tercapainya a­nak-anak yatim piatu yang tumbuh dengan mandiri, kreatif dan mempunyai rasa empati dalam pembangunan bang­sa ini.

“Kepedulian sosial perlu terus ditumbuhkan ditopang kerjasama mengimplementasikan revolusi mental sehingga kesejahteraan dapat kesejahteraan yang membutuhkan terutama anak-anak dan lansia,” ujarnya.(pry)