METRO SUMBAR

Disebut-sebut Calon Ketum KONI Sumbar, Syafrizal Bakhtiar:  Siap Jika Didukung Cabor dan KONI Daerah

0
×

Disebut-sebut Calon Ketum KONI Sumbar, Syafrizal Bakhtiar:  Siap Jika Didukung Cabor dan KONI Daerah

Sebarkan artikel ini
MERAJUT SILATURAHMI— Syafrizal Bakhtiar berbuka bersama dalam merajut silaturahmi dengan Ketua Pengprov Cabor dan Ketua KONI kabupaten dan kota di Hotel Rasaki.

PADANG, METRO–Pasca bekerjanya Plt Ketum KONI Sumbar beberapa sosok kandidat calon Ketum KONI Sumbar mulai mengapung. Salah satunya, Syafrizal Bakhtiar “Pak Adek”, so­sok yang memiliki latar belakang olahraga yang cukup dikenal di Sumbar.

Sosok yang juga menjabat Wakil Presiden Sepak Takraw Asia (ASTAF) dari kongres yang digelar di Bangkok 2021 ini disebut sebut salah satu kandidat kuat calon Ketum KONI Sumbar. Hal itu terungkap dalam Berbuka Bersama dan me­rajut Silaturahmi bersama dengan Ketua Pengprov Cabor, Ketua KONI kabupaten dan kota di Hotel Rasaki di Jalan Bypass Aie Pacah, Sabtu (9/4/2022). Berbuka bersama tersebut dihadiri belasan Ketua Pengprov serta beberapa pengurus KONI kabupaten dan kota.

Dalam kesempatan itu beberapa pengurus Pengprov Cabor cu­kup antusias ikut bersama dengan Syafrizal diusung menjadi kandidat calon Ketum KONI Sumbar. Alasan mereka tak terlepas dari sosok Syafrizal yang dilatarbelakangi orang olahraga. Selain orang olahraga juga menguasai masalah menjemen olahraga.

“Maka sudah tepat rasanya menyerahkan suatu pekerjaan kepada ahlinya,” ujar Alfroki, orang  olahraga sekaligus akademisi.

Lain lagi, Rahmat Wartira pe­ngurus IPSI Sumbar ini. Pria yang juga pengacara ini juga komit mengembalikan tampuk pimpinan KONI Sumbar itu kepada orang olahraga. Sebab, jika tak diarahkan kepada ahlinya, tentu akhir menjadi salah urus.

Baca Juga  102 Warga Padang Laweh Terima Bansos Lansia

“Sebab berkaca pada masa lalu, artinya kita perlu maambik contoh ka nan sudah, maambik tuah ka nan manang agar lebih baik kw depan,” ujar Bang Adek panggilan Rahmat Wartira.

Kemudian, belajar ke masa lalu agar jangan jatuh pada lubang sama pada masa mendatang. Jika menengok ke belakang, nahkoda KONI itu sama saja memilih yang terburuk dari yang terburuk. Se­hingga jangankan olahraga Sumbar berprestasi di PON XX Papua, malah sepulang dari Papua banyak nada minus soal informasi tentang kontingen PON Sumbar. Salah sa­tunya, soal atlet yang menggelandang di bandara, karena tak diurus sesuai mestinya. Sehingga, merusak prestasi Sumbar di PON Papua.

Ketua Forum Penyalamat Olah­raga ( FPO) Sumbar  Togi P Tobing mengharapkan, Ketum KONI Sumbar ke depan itu adalah orang yang dilatarbelakangi olahraga prestasi. “ Sebab tantangan untuk menjabat Ketum Sumbar memiliki tantangan yang sangat berat, terutama untuk menghadapi PON tahun 2024 di Sumut dan Aceh,” ujar Togi.

Kata Togi, maka calon Ketum KONI itu sosok yang memiliki latar belakang olahraga. Sekaligus menguasai manajemen organisasi olahraga. Kemudian, mampu me­menej semua elemen yang mau memajukan olahraga Sumbar ini ke depan. Serta, mampu merangkul, mengayomi, memotivasi dalam melakukan pembinaan dan pe­ngembangan olahraga prestasi. “Menjadi Ketum KONI itu bukan ha­nya bernodalkan dekat penguasa atau kepala daerah saja,” ujar Togi.

Baca Juga  Lahan Pertanian Banyak Beralih Fungsi, Bupati Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD

Tantangan KONI Sumbar ke depan berat, salah satunya me­ngembalikan perolehan medali dari 8 emas Papua ken14 emas yang diperoleh di PON Jabar 2016 lalu, “ kata Togi.

Kemudian di satu sisi, Sumbar kehilangan waktu karena gonjang ganjing yang menyeret Ketua KONI yang lalu. Sehingga otomatis terjadi kealpaan dalam pembinaan altet berprestasi. Juga terjadi kehilangan waktu untuk melakukan kontroling, motivasi dan monitoring serta eva­luasi. Maka tak gampang mengembalikan perolehan prestasi olahraga Sumbar itu depan.

“Kemudian, dalam mengurus olahraga ini jangan diseret seret ke dalam kancah politik, apalagi dibentur benturkan dengan politik,” ucap Togi.

Sementara, Syafrizal Bakhtiar mengaku, siap maju menahkodai KONI Sumbar jika didukung Pengprov Cabor dan KONI kabupaten dan kota se Sumbar. “Kalau saya mendapatkan dukungan dari teman Penprov Cabor serta KONI kabupaten dan kota saya bersedia mewakafkan diri dan waktu saya me­nahkodai KONI Sumbar,” ujar Pak Adek panggilan akrab Syafrizal Bakhtiar.

Karena ia akui, untuk mengemondoi KONI Sumbar tersbut selain orang olahraga juga dituntut memiliki skill menajemen olahraga dan jaringan ke dalam maupun ke luar, termasuk ke luar negeri sekalian. (boy)