METRO BISNIS

Geopolitik Rusia-Ukraina Ancam Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Susun Strategi Hadapi Tekanan Global

0
×

Geopolitik Rusia-Ukraina Ancam Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Susun Strategi Hadapi Tekanan Global

Sebarkan artikel ini
ANCAMAM EKONOMI--Geopolitik Rusia-Ukraina mengancam pemulihan ekonomi karena memicu kenaikan harga-harga komoditas domestik.

JAKARTA, METRO–Keadaan geopolitik Rusia-Ukraina mengancam pemulihan ekonomi karena memicu kenaikan harga-harga komoditas domestik.

Menteri Keuangan (Men­keu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ke­naikan yang luar biasa dari harga komoditas ini mempengaruhi APBN.

Di satu sisi, kenaikan ini memberikan daya tambah penerimaan negara. Namun pada sisi lain, masya­rakat juga merasakan dam­pak dari terjadinya inflasi global tersebut.

“Kalau dulu tantangan dan ancaman bagi ma­syarakat adalah pandemi, sekarang tantangan dan ancaman bagi masyarakat adalah kenaikan dari ba­rang-barang tersebut. Dari sisi APBN kita akan terus merumuskan langkah-langkah bagaimana tambahan kenaikan penerimaan ini bisa dialokasikan secara tepat,” ungkap dia secara daring dikutip, Jumat (8/4).

Untuk itu, pemerintah terus memonitor dinamika ekonomi dan volatilitas harga komoditas guna me­nyusun analisis risiko eko­nomi dan fiskal atas ber­bagai skenario untuk merumuskan langkah antisipasi. Pemerintah juga menyiapkan strategi dalam merespon pergerakan ekonomi guna menjaga daya beli masyarakat dan melindu­ngi masyarakat rentan dan miskin.

“Bapak Presiden telah menginstruksikan, untuk kita bisa melihat secara detail harga-harga pangan dan harga-harga energi, dan pilihan-pilihan kebijakan yang bisa kita ambil untuk bisa di satu sisi menjaga daya beli masyarakat, menjaga momentum eko­nomi, tapi juga menjaga APBN,” jelasnya.

Selain itu, menurut Men­keu, Presiden juga meminta para menteri untuk me­la­kukan program-program pemulihan ekonomi yang difokuskan pada program labor intensive atau program untuk meningkatkan ketahanan dan penciptaan kesempatan kerja. Peme­rintah pun akan meningkatkan langkah-langkah koordinasi di bidang ketahanan pangan, seperti pembukaan lahan, irigasi dan ke­tersediaan pupuk serta bibit.

 “Semua negara di du­nia sekarang sedang meng­hadapi situasi yang tidak mudah. Oleh karena itu, ketahanan pangan dan ketahanan energi menjadi salah satu hal yang harus di­ting­katkan,” ungkap Men­keu.

Terakhir Sri Mulyani menyampaikan, APBN a­kan mendukung langkah-langkah untuk mengamankan masyarakat, terutama yang merasakan tekanan akibat dampak global yang memang dirasakan seluruh dunia.

“APBN akan dimanfaatkan secara tepat sehingga mampu menjaga keselamatan rakyat, menjaga keselamatan ekonomi, dan menjaga kesehatan dari APBN itu sendiri,” tandasnya. (jpc)