PAYAKUMBUH/50 KOTA

Warga Ngadu pada Tim Safari Ramadhan VI Pemkab Limapuluh Kota, Persoalan Air Bersih, Pupuk Bersubsidi hingga Jalan Dikeluhkan

1
×

Warga Ngadu pada Tim Safari Ramadhan VI Pemkab Limapuluh Kota, Persoalan Air Bersih, Pupuk Bersubsidi hingga Jalan Dikeluhkan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Asisten Administrasi Umum Sekdakab Limapuluh Kota, A.Zuhdi Parama Putra menyerahkan bantuan Rp20 juta kepada pengurus Masjid Nurul Huda.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Jamaah Masjid Nurul Huda, Pogang, Nagari Ta­eh Bukik, Kecamatan Pa­yakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, me­nyam­paikan keluh kesah kepada Tim VI Safari Ramadhan Pemkab. Mulai dari persoalan air bersih, sampah, mahalnya harga pupuk bersupsidi, pembangunan Puskesmas hingga jalan yang terban, Kamis (7/4).

Salah seorang jamaah Masjid Nurul Huda, menceritakan betapa sulitnya mendapatkan air bersih untuk keperluan seperti Mandi Cuci Kakus dan air pertanian. Kondisi itu semakin parah bila terjadi musim kemarau atau pa­nas berkepanjangan da­lam waktu lama.

”Persoalan air bersih ini sangat kami butuhkan, kami melihat anak-anak kami yang belajar, kesulitan saat MCK,” ungkapnya bertanya kepada tim Safari Rama­dhan, Lima Puluh Kota.

Selain soal air bersih, jemaah Masjid Nurul Hu­da juga pertanyakan soal mahalnya harga pupuk bersubsidi dan sulit dipe­roleh alias langka dipasaran. Dengan mahalnya harga pupuk dan pestisida tentu menjadi prese­den buruk bagi para pe­tani, karen akan kesulitan untuk merawat dan meningkatkan hasil produksi pertanian. ”Pupuk juga kami kesulitan mendapatkannya dan harganya mahal pak,” tanya salah seorang jamaah.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh bakal Bangun Reservoir Embung Bulakan

Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Ir. Afri Yunaldi, yang membuka sesi tanya jawab, me­nyampaikan bahwa ber­bagai keluhan dan harapan yang disampaikan oleh masyarakat Taeh Bukik kepada Tim Safari Ramadhan VI, sebahagiannya sudah ada solusi­nya oleh pemerintah Ka­bupaten Lima Puluh Kota. Seperti, pesoalan pupuk bersusidi, diharapkan ma­syarakat untuk membentuk kelompok tani depenitif. Dan soal air bersih, ini sudah terjadi sejak 2018 lalu.

Afri Yunaldi, juga me­nyebut terkait dengan perbaikan dan peningkatan jalan, untuk tahun ini di Taeh ada sekitar 3 mi­liar Dana Alokasi Khusus (DAK). Dan untuk status jalan sendiri perlu pengkajian, mana yang jalan nagari, kabupaten, dan pro­vinsi Sumatera Barat. “Mu­dah-mudahan persoalan masyarakat ini bisa segera dicarikan jalan keluarnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, dalam sam­butan Ketua Tim Safari Ramadhan VI Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira diwakili Kabag SDM AKBP Zulman Effendi, meminta ma­sya­rakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan di tengah-tengah masya­rakat. Apa­lagi, saat ini di Lima Puluh Kota sedang berlansung proses Pemi­lihan Wali nagari di 70 Nagari se-kabupaten Lima Puluh Kota termasuk Nagari tesh Bukik.

Baca Juga  617 ODGJ sudah Ditangani Pemkab

Sementara, Asisten Administrasi Umum A.Zuhdi Perama Putra, menekankan Lima program prioritas Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo dan Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri. Seperti, mewujudkan Satu nagari Satu Rumah tahfiz, pemba­ngunan Ibu Kota Kabupa­ten (IKK), Pariwisata, Pertanian, dan peningkatan SDM untuk mewujudkan pelayanan yang prima di Limapuluh Kota.

Terlihat Tim VI Safari Ramadha yang dipimpin langsung Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Pra­wira, diwakili Kabag SDM AKBP Zulman Effendi, bersama rombongan, Anggota DPRD Lima Puluh Kota, Ir. Afri Yunaldi, Asisten Administrasi Umum, A.Zuhdi Perama Putra, Kadishub Darmawijaya S.H, penceramah ustadz DR Ifkar, M.Ag, Dinas PUPR, Pendidikan, Sosial, Camat Payakumbuh Jonianto, Polsek Payakumbuh Iptu Imam, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Di­sambut, Wali Nagari Taeh Bukik, Pjs Bentriwirman, Pengurus Masjid dan ratusan jemaah masjid Nurul Huda. (uus)