METRO PESISIR

Pajak Penting untuk Pembangunan Nasional

0
×

Pajak Penting untuk Pembangunan Nasional

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN SPPT— Wako Pariaman Genius Umar usai penyerahan SPPT Pajak Bumi dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) kepada kepala desa/lurah se-Kota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Pajak sangatlah penting untuk pembangunan nasional dan daerah dimana pajak merupakan sumber pendapatan terbesar untuk membangun sebuah daerah dengan sumber keuangan melalui APBD yang bersumber dari bagi hasil pusat kepada daerah dan pajak hasil daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman Genius Umar, saat  Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Tertuang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) kepada kepala desa/lurah se-Kota Pariaman di Balairung rumah dinas wako Pariaman, kemarin.

“Tahun lalu, kita telah targetkan penerimaan PAD dari PBB sebanyak Rp. 2.2 Milyar, dan baru berhasil terpungut Rp. 1.4 Milyar, walaupun belum sesuai target, kita harus mampu meningkatkan peningkatan pemungutan pajak tersebut untuk ditahun 2022 ini,” harap Genius kepada kepala desa/lurah se-Kota Pariaman.

Karena, sambungnya lagi, hal ini juga menjadi acuan pemerintah pusat terhadap usaha pemerintah daerah dalam capaian PAD di bidang PBB ini dalam mensukseskan pembangunan nasional yang ber­kelanjutan.

Genius Umar, meminta kepada Camat untuk ikut berperan aktif melalui kepala desa/lurah untuk lebih mengefektifkan lagi pungutan PBB, sehingga target Kota Pariaman dari sektor PBB dapat tercapai secara maksimal dengan harapan target capaian 100 % sebanyak Rp. 2.2 Milyar.

“Kami, atas nama Pemko Pariaman juga mengu­capkan terimakasih kepada para Kepala Desa dan Lurah, yang sudah bersama-sama dengan kami dalam mewujudkan Kota Pariaman menjadi lebih baik, dan mendukung program dan visi kami dalam membangun Kota Pariaman ke arah yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Rangkaian penutupan ini diakhiri dengan jamuan buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah dengan tausiah oleh Syekh Abdul Jabeer yang meru­pakan saudara dari Almarhum Syekh Ali Jabeer. (efa)