PAYAKUMBUH/50 KOTA

”Saat Jadi Bupati atau Tidak, Irfendi Arbi Terus Menebar Asa” di Payakumbuh

0
×

”Saat Jadi Bupati atau Tidak, Irfendi Arbi Terus Menebar Asa” di Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN SEMBAKO—Irfendi Arbi menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Masri yang diterima anaknya Syarul, dirumahnya Balai Jariang, Kota Payakumbuh.

BALAIJARIANG, METRO–Mantan Bupati Lima Puluh Kota, H.Irfendi Arbi, terus menebar asa untuk kaum dhuafa dan miskin. Seperti, terlihat dia me­nyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di Jorong Sipanjang Dalam, Kelurahan Balai Jariang Air Tabit, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Selasa (5/4) siang.

Irfendi Arbi yang di­dampingi sopirnya, menenteng sendiri sembako yang dibawanya seperti beras seberat 10 kilogram seba­nyak Dua karung, telor ayam sebanyak Dua papan, Gula, Teh, Kopi, dan Mi­nyak Goreng. Bantuan sembako yang dise­rahkan Irfendi Arbi kepada keluarga Masri yang diterima langsung anaknya Syahrul, dirumahnya, nam­pak begitu berharga bagi keluarganya di te­ngah semua harga bahan kebutuhan pokok serba mahal dan langka.

Dirinya merasa terdorong dan terpanggil untuk terus memberikan ban­tuan kepada masyarakat terutama yang kurang mampu. Apalagi, saat ini dikatakan Irfendi Arbi, semua kebutuhan pokok naik drastis dan sulit diperoleh seperti Minyak Go­reng. Mudah-mudahan, dengan bantuan yang diberikan dapat me­ri­ngan­­kan beban kaum dhua­fa dan kurang mampu.

“Memang tidak ba­nyak, tetapi mudah-mudahan bantuan yang kita berikan dapat meringankan beban keluarga Masri. Apalagi saat ini dibulan suci ramadhan, kepe­du­lian terhadap sesama ha­rus terus kita tumbuhkan, sehingga kesulitan eko­nomi yang dirasakan saudara kita, dapat kita bantu dan ringankan bersama-sama,” ucap Irfendi Arbi.

Kelurga Masri yang diwakili anaknya Syahrul, mengakui tidak menyangka akan dibantu oleh Irfendi Arbi. Dirinya menyampaikan terimakasih kepada Irfendi Arbi yang telah memberikan bantuan kepada keluarga kecilnya. “Terimakasih pak. Maaf, bapak saya sedang tidak ada dirumah, belum pulang bekerja, dan seka­rang juga tidak tahu ada dimana, karena kerjanya tidak menentu. Kadang pergi pagi-pagi sekali dan pulang sudah senja. Kalau ibu sudah meninggal,” ucapnya bercerita.

Anak Ketiga dari Empat bersaudara ini me­ngakui jika pekerjaan ba­paknya tidak menentu. Dengan menggunakan becak, Masri berkeliling Kota Payakumbuh untuk mencari rezki. Tidak ada yang pasti, berapa jumlah uang yang diperolehnya setiap hari. Kadang ada, kadang tidak ada sama sekali. Dengan penghasilan pas-pasan, Masri mem­besarkan Empat anaknya.

Salah seorang tokoh muda Balai Jariang, Rio, yang ikut mendampingi Irfendi Arbi, menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Masri, me­ngu­capkan terimakasih. “Saya menyampaikan terima­kasih kepada bapak Irfendi Arbi, beliau memang sosok yang peduli dan dekat dengan ma­syarakat. Semoga apa yang diberikannya menjadi amal iba­dah bagi beliau dan dibalas oleh Alloh dengan balasan yang berlipat ganda,” ucapnya sem­bari mengucapkan Aamiin. (uus)