METRO SUMBAR

AKP.H. Syafrizen (Kabagren Polres Mentawai), Isi Ceramah Safari Ramadhan di Masjid Jihad

0
×

AKP.H. Syafrizen (Kabagren Polres Mentawai), Isi Ceramah Safari Ramadhan di Masjid Jihad

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Kombes Pol Rudi Yulianto, AKP H Syafrizen Dt Rang Batuah foto bersama usai serahkan bantuan untuk Masjid Jihad Baruah Gunung Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Limapuluhkota.

LIMAPULUHKOTA, METRO–Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Mentawai, AKP H. Syafrizen Dt. Rang Batuah mengisi ceramah dalam acara Safari Ramadhan di Masjid Jihad Baruah Gunung Kecamatan Bukit Barisan Ka­bupaten Limapuluhkota.  Rombongan Tim XI Safari Ramadhan , dipimpin Ka­pol­da Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra diwakili Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Rudi Yulianto.

“Lokasinya luar biasa dua jam perjalanan dari Kota Payakumbuh. Memang sejak berangkat dari rumah bupati di Labuah Silang usai shalat Asar, perjalanan menantang men­daki menurun di jalanan sempit dan juga banyak yang rusak membuat rombongan benar-benar me­ngikuti safari sebagaimana arti sebenarnya. Hal itu didukung pula dengan demografi lokasi yang berada di perbukitan tinggi dan keadaan cuaca yang dingin menusuk dan berada di ketinggian 950mdpl. se­hingga Tim kembali diwaktu Sahur sampai di Padang Senin (4/4),” ungkap Kabgren Polres Mentawai AKP H Syafrizen Dt. Rang Batuah.

Selain itu turut hadir, Kapolda yang diwakili Di­rektur Resnarkoba Kombes. Pol. Rudy Yuianto, S. Ik MH. Tim Safari Ramadhan provinsi yang berkunjung ke Baruah Gunuang di an­taranya Asisten II Wardarusmen, Kepala BPESDM Bustavidia, Kepala Kesbangpol Jefrinal, Kepala PLN Payakumbuh Edi Sa­putra serta dari Biro Kesra. Sedang dari Pemkab 50 Kota, selain Bupati, juga hadir Kapolres AKBP Trisno Eko Santoso, S.IK SH serta Kakan Kesbangpol dan Kepala Bagian Kesra. Ikut hadir pula Doni Ikhlas seorang anggota DPRD setempat.

Dalam giat Safari Ramadhan tersebut, Kapolda Sumbar diwakili Dir Resnarkoba, Kombes. Pol Rudi Yulianto menyerahkan sumbangan uang tu­nai sebanyak Rp50 juta untuk Masjid Jihad Baruah Gunung Ustd malin Marajo.  “Penyerahan bantuan sum­bangan dari Tim Safari Ramadhan tersebut me­rupakan Visi dan Misi Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansyarullah dalam mem­­bangun masyarakat yang madani dengan menjaga ABS dan SBK dalam tatanan kehidupan berma­sya­rakat di Minangkabau,” tambah AKP. H Syafrizen. SH Dt Rang Batuah.

Baca Juga  Korban Covid- 19 Disarankan Dimakamkan di TMP

Kapolda Sumbar melalui Kombes. Pol Rudi Yu­lianto pada sambutannya terus mengingatkan sekaligus menekankan Masya­rakat agar menyemarakkan pelaksanaan vaksinasi Dosis pertama dan ke­dua. Serta vaksin Boster demi menjaga kesehatan agar tercapainya target akselerasi vaksinasi di wilayah hukum Polda Sumbar.

Kapolda Sumbar yg ju­ga menekan kalau untuk kasus-kasus kecil seperti tipiring (tindak pidana ri­ngan). “Alhamdulillah ka­polda sudah   menanda-tangani MoU dengan Ke­tua LKAAM Sumbar khusus­nya tentang Restorasi Justice akhir Februari lalu. Isi­nya bagaimana memberikan peran kepada Ninik Mamak untuk membantu menyelesaikan kasus tipi­ring dan kasus kecil lain dalam wilayahnya. Artinya tidak semua masalah ha­rus diselesaikan oleh polisi,” jelas Rudi Yulianto.

“Kalau bisa diselesaikan lewat kekeluargaan oleh Ninik Mamak, kenapa harus diselesaikan lewat polisi,” katanya lagi.

Dirres Narkoba Polda Sumbar menambah kan, dengan memperbanyak ibadah. “Pada bulan Suci Ramadhan ini dapat menjauhkan kita dari Narkoba, Perjudian dan perbuatan maksiat lainnya,” ucap­nya.

Sementara itu, Bupati 50 Kota mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim Safari Ramadhan. Kemudian bantuan yang telah diberikan ke Mesjid kampung halaman Bupati tersebut.

“Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat-lipat dan mendoakan tim agar selamat sampai tujuan, karena tempat jalan menuju lokasi berbukitan jalan belum semuanya baik,” ujar Bupati 50 Kota itu.  Kabagren Polres Mentawai pada ceramahnya menyampaikan, tentang kemulian bulan Ramadhan.

“Bulan Ramadhan bulan yang mulia bulan yang agung, karena di bulan Ramadhan diturunkan Allah Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan tentang petunjuk itu serta sebagai pembeda antara yg benar dengan yang batil, maka barangsiapa berada dibulan itu maka berpuasalah (QS 2 Ayat 185),” Kabagren Polres Mentawai yang sering disapa Polisi Dai Kamtibmas itu.

“Maka kata berpuasalah bermakna bahwa Allah menyapa dengan bahasa kasih sayang dengan kelembutan untuk berpuasa kepada hambanya yang beriman,”  “Allah SWT telah memberikan penenekan di ayat sebelumnya yaitu Allah SWT berfirman, ‘Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada o­rang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS 2 ayat 183)’,”  “Kemudian dalam Hadist Rasulullah SAW mengatakan, ‘Barang siapa berpuasa dibulan Rama­dhan denga Iman dan Ikh­las semata karena berharap Ridho Allah maka akan dihapuskan dosa dosa yang berlalu’,”  “Imani wa Ikhtisaban disamping bermakna ikhlas berharap ridho Allah tetapi juga me­ngandung makna dengan perhitungan (Kehati2an),” paparan dalam ceramah Kabagren itu.

Baca Juga  Bupati: Posyandu Ujung Tombak Transformasi Layanan Primer

Selanjutnya, disampaikan dengan berpuasa disiang hari tanpa makan dan minum, menahan la­par dan haus sempurna nya amal Ibadah puasa dilanjutkan menahan panca indra kita yaitu mata, telinga dan mulut.  Ucapan dari segala hal yang merusak amalan puasa dan menghidupkan amalan malam hari  yaitu dengan shalat tarwih, tahajut, tadarus dan berdzikir serta berInfak dan bersedekah.

Selanjutnya, amalan yang paling baik adalah memberi bukaan orang yg Berpuasa. “Mari kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT agar mendapatkan rahmah, ampunan dan di­bebaskan dari azab api neraka serta dipertemukan dg malam qadar, barang siapa bertemu dg malam Qadar maka mendapatkan pahala 1.000 bulan = 83.3 tahun amalan,”

“Dengan beribadah sem­purna di bulan Ramadhan, Insyaa Allah men­dapatkan nilai takwa disisi Allah Swt, sehingga berjumpa di 1 Syawal di hari Raya I’d Fitri kita bersih dan suci kembali se­perti bayi yg baru lahir,”  Sebelum mengakhiri ceramahnya Kabagren Polres Mentawai itu menekankan agar tetap menjaga silahturahmi sebelum memasuki bulan suci Ramadhan untuk saling berminta maaf dan saling memaafkan.  “Barang siapa memutuskan tali silaturahmi  lalu beribadah sebanyak apapun dibulan Ramadhan ma­ka amalannya akan tertolak atau tidak diterima,” tutupnya.  Diakhir ceramahnya AKP H. Syafrizen menyampaikan agar saling memafkan atau saling mem­buka diri, agar ibadah di bulan suci Ramdhan diterima Allah SWT. (ped)