PDG.KADUDUAK, METRO–Sekolah-sekolah yang ada di Kota Payakumbuh menyambut baik diizinkankannya pelaksanaan Pesantren Ramadhan pada 1443 H atau tahun 2022 ini, sebab pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan tersebut tidak bisa dilaksanakan karena Pandemi Covid-19 yang terjadi.
Hal tersebut diungkapkan kepala Sekolah Dasar (SD) 53 Payakumbuh, Mesralinda saat pelaksanaan hari pertama pesantren Ramadhan yang digelar di sekolah yang berada di depan Kantor Balaikota Payakumbuh Kelurahan Bunian Kecamatan Payakumbuh Barat, Senin (4/4). Menurut Mesralinda, peserta didik (murid SD.red) disekolah yang ia pimpin sangat antusias, apalagi kegiatan tersebut tidak diizinkan sejak dua tahun terakhir.
Antusias tidak hanya ditunjukkan oleh peserta didik, namun juga oleh guru dan karyawan yang ikut sebagai panitia pelaksana Pesantren Ramadhan di sekolah.
“Alhamdulillah kami menyambut baik diizinkankannya pelaksanaan Pesantren Ramadhan di sekolah pada tahun ini, sebab tahun-tahun sebelumnya kegiatan tersebut tidak bisa dilaksanakan. Peserta didik kita maupun guru dan karyawan sangat antusias melaksanakan kegiatan ini,” sebut Mesralinda.
Ia juga menambahkan, kegiatan Pesantren Ramadhan yang digelar disekolahnya diikuti 159 orang murid dari 6 kelas dengan materi yang yang diinovasi. “Kita menggelar berbagai kegiatan dalam pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun ini, selain kegiatan untuk membudayakan baca Al-Qur’an kita juga mengajarkan pelaksanaan sholat wajib, duha, sehingga semakin meningkatkan sopan santun kepada orang tua, guru juga semakin mengenalkan peserta didik dalam mengenal sang pencipta (Allah.red),” sebut kepala sekolah yang baru menjabat selama beberapa bulan itu.
Kegiatan Pesantren Ramadhan di Payakumbuh digelar selama satu minggu dengan waktu pelaksanaan dari jam 8-10 bagi murid kelas satu dan dua serta dari jam 8-11 bagi murid kelas tinggi. Setelah pelaksanaan Pesantren Ramadhan selama satu minggu, dilanjutkan dengan PTM normal dengan waktu belajar dari jam 8 hingga pukul 12.00 Wib.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dasril menyebutkan bahwa pelaksanaan Pesantren disaat ini dilakukan di satuan pendidikan masing-masing, berbeda dengan tahun sebelumnya saat belum terjadi Pandemi Covid-19 yang dilaksanakan di Mesjid.
“Untuk tahun ini pelaksanaan Pesantren Ramadhan kita alihkan di masing-masing satuan pendidikan, kita alihkan ke sekolah untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan juga berjalan dengan baik,” sebutnya. (uus)






