OLAHRAGA

Pembalap Astra Honda Rheza Danica Ahrens, Tutup Seri 1 ARRC Buriram dengan 2 Podium

0
×

Pembalap Astra Honda Rheza Danica Ahrens, Tutup Seri 1 ARRC Buriram dengan 2 Podium

Sebarkan artikel ini
Pembalap Honda di Buriram Thailand.

JAKARTA, METRO–Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens me­­raih dua podium pada seri perdana Asia Road Racing Championship (AR­RC) di Sirkuit Bu­ri­ram, Thailand.

Pada hari Sabtu (26/3), Rheza Danica yang me­ngikuti Asia Production (AP) 250 sukses keluar sebagai juara race 1. Lalu hari Minggu, pada race 2, The Silent Boy-julukannya naik podium ketiga. Alhasil Rheza Danica kini telah me­ngumpulkan 41 poin dan memimpin klasemen sementara pembalap.

“Saya menjalani balapan ketat di seri perdana ARRC tahun ini. Tekanan sangat kuat dan terus berlangsung sejak awal hingga akhir balap,” kata Rheza Danica.

Baca Juga  World Athletics Indoor 2022, Zohri Fokus Perbaiki Start dan Akselerasi

“Podium pertama pada race 1 dan podium 3 pada race 2 sangat penting untuk saya dan tim. Selain menjaga perolehan poin, saya senang Astra Honda ada di podium dalam dua race,” kata Rheza Danica.  “Semoga putaran berikutnya terus konsisten dalam persaingan juara,” lanjut Rheza Danica.

Sementara itu, di kelas supersports (SS) 600, Andi Farid Izdihar atau biasa disapa Andi Gilang, langsung melesat di sirkuit dan mempersembahkan podium tertinggi di kelas ini pada race pertama, Sabtu (26/3).

Namun Gilang terpaksa menghentikan perjua­ngannya pada race kedua karena kehilangan kendali dan terjatuh saat dirinya sedang memimpin balapan, Minggu (27/3). Diri­nya pun melanjutkan ba­lapan dan dinyatakan finis ke-12.

Baca Juga  Tertunda karena Covid-19, PBVSI Bukittinggi Gelar Open Turnamen Voli

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan raihan membanggakan para pembalap binaan AHM pada seri perdana ARRC 2022 ini tak lepas dari konsistensi pembinaan yang dilakukan perusahaan.

Pandemi bukan berarti berhenti, namun pembinaan tetap berlanjut meski dalam kondisi serba terbatas. “Meski vakum dua tahun, namun para pembalap tetap berlatih keras dan menjaga motivasi,” Andy menuturkan.

“Kami tetap menjaga ritme dan atmosfer balap melalui berbagai hal. Semoga awal yang baik ini akan belanjut hingga kompetisi usai, dan para pebalap binaan mampu te­rus memberikan kebanggaan untuk Bangsa Indonesia,” tambah Andy. (rgr)