METRO NASIONAL

Dukung UMKM Bisnis Fashion di Indonesia, Pulau Intan Lestari Resmikan Offline Store Pertama di Jakarta

0
×

Dukung UMKM Bisnis Fashion di Indonesia, Pulau Intan Lestari Resmikan Offline Store Pertama di Jakarta

Sebarkan artikel ini
RESMIKAN—Peresmian offline store pertama Pulau Intan Lestari di Jakarta.

JAKARTA, METRO–Pulau Intan Lestari me­ru­pakan penyedia material kain yang memproduksi benang celup berkualitas tinggi dan diproduksi secara tepat oleh para ahli, meresemikan offline store pertama di Jembatan Tiga, Jakarta Utara, Jakarta. Marketing Director Pulau Intan Lestari, Merryta  me­nga­takan, pihaknya sangat men­dukung kemajuan UMKM di Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan toko offline store yang dapat melengkapi semua kebutuhan pelaku UMKM dengan lebih dari 100.000 model material kain berkualitas.

“Toko offline kami juga memiliki konsep yang mo­dern dan sederhana sehingga memudahkan untuk menemukan material kain sesuai kebutuhan produksi masing-masing calon pengguna kami dengan minimum pembelian yang disesuaikan mengikuti tren pelaku UMKM agar dengan mudah mendapatkan material kain yang diinginkan,” ungkap Merryta, da­lam Virtual Press Con­fe­ren­ce Opening Pulau Intan Lestari Store.

Toko Pulau Intan Lestari digadang-gadang menjadi toko material kain fashion paling modern dengan me­ngu­sung konsep ‘Well-organized Store’ ditujukan untuk memudahkan pengunjung memilih material kain yang tepat untuk mem­­produksi pakaian.

Didukung dengan desain toko yang sederhana dan mewah serta para crew yang akan membantu calon pengunjung men­da­patkan informasi me­nge­nai material kain apa yang sesuai untuk diguna­kan pada saat berbelanja merupakan keunggulan dari konsep toko Pulau Intan Lestari ini.

Demi mendukung keterjangkauan para pelaku UMKM bisnis fashion untuk memperoleh material kain, Pulau Intan Lestari menurunkan MOQ yang efisien sehingga para pelaku UMKM dapat menyesuaikan kebutuhan material kain yang sedang dicari. Hal ini juga diharapkan dapat membantu program pemerintah untuk terus mengembangkan UMKM­ bidang fashion mengingat produk-produk UMKM bis­nis fashion sudah mulai ha­rum di mata internasional.

Di samping itu, Pulau Intan Lestari memulai perjalanannya di Indonesia sebagai penyedia material kain yang selalu yang selalu mengedepankan kualitas, inovasi teknologi, dan kelengkapan layanan bagi calon pelanggannya.

Hadir di Indonesia sejak tahun 1990, menjadikan kelebihan tersendiri bagi Pulau Intan Lestari untuk menyediakan material kain berkualitas demi memenuhi kebutuhan industri fashion baik saat ini maupun di masa depan dan selalu mengikuti perkembangan zaman yang menjadi fokus utama bagi para pelaku UMKM bidang fashion termasuk gaya hidup berbelanja kebutuhan material kain.

Pada kesempatan itu, Hj Chandra Manggih Rahayu selaku Ketua UKM IKM Nusantara menuturkan, produk dari UMKM bidang fashion menjadi salah satu produk yang paling diminati masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Beberapa produk UMKM bidang fashion di Indonesia sudah mencapai ranah internasional apalagi dengan adanya program dari pemerintah untuk pengiriman luar negeri. Dari sini diharapkan pelaku UMKM di Indonesia dapat lebih bersaing lagi dengan potensi-potensi yang telah kita capai, serta semua peranan industri fashion termasuk dalam penyedia material kain sudah seharusnya bersama-sama mendukung kemajuan UMKM bi­dang fashion di Indonesia,” ujar Rahayu.

Selain itu, Almiranti Fira (Instagram: @almirantifira), seorang pemilik bisnis bidang fashion yang akrab disapa Fira juga menyatakan bahwa memilih penyedia material kain menjadi cukup penting karena hal tersebut merupakan salah satu cara sebuah bisnis fashion menentukan produk apa yang akan menjadi nilai untuk dipasarkan.  “Poin-poin lain yang menjadi perhatian ketika memilih penyedia material kain, antara lain affordability atau keterjangkauan Minimum Order Quantity (MOQ) yang ditawarkan,” ujarnya.

Menurut Fira, poin ini menjadi penting karena berpengaruh dengan banyaknya produksi harian yang dapat dilakukan. “Untuk berbelanja kain, aku selalu searching beberapa referensi di internet, terdapat beberapa tempat untuk berbelanja kain di internet terkadang ada material kain kain yang bikin aku tertarik tapi aku ragu untuk memilih karena material kain yang tidak bisa aku rasakan. Dan juga kualitas kain yang ditawarkan terkadang kurang dan tidak konsisten, Hal tersebut juga menjadi pertimbangan aku untuk membeli material kain untuk brand ku,” ucap Fira. (rgr)