AGAM/BUKITTINGGI

Jembatan Afdeling Carly Muaro Putuih Ambruk, Ribuan Warga Terisolasi dan Perekonomian Lumpuh

0
×

Jembatan Afdeling Carly Muaro Putuih Ambruk, Ribuan Warga Terisolasi dan Perekonomian Lumpuh

Sebarkan artikel ini
AMBRUK— Jembatan Afdeling Carly Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, ambruk, sehingga mengisolasi ribuan warga.

AGAM, METRO–Satu unit jembatan di Af­deling Carly Jorong Muaro Putuih Nagari Tiku V Jorong Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam ambruk, Rabu pagi (30/3). Akibat ambruk sarana transport mengakibatkan ribuan warga terpaksa terisolasi,

Ambruknya jembatan be­rukuran 4 × 6 meter tersebut dibenarkan Walinagari Tiku V Jorong Mardios menyebutkan, kemungkinan penyebab runtuhnya jembatan karena beban kendaraan yang me­lintas di jalan tersebut terlalu berat.

“Benar jembatan yang berada di jalan umum kabupaten itu runtuh tadi pagi usai dilalui truk Fuso bermuatan berat yang mengangkut buah sawit,” ujar Mardios.

Dikatakan Mardios, jembatan yang berkonstruksi “plat duicker” atau plat deker itu  itu  merupakan akses utama bagi masyarakat beberapa jorong. Antara lain Jorong Muaro Putuih, Gadih Angik, Masang, sampai ke Jorong Labuhan dan Subang-Subang. Sehingga kejadian tersebut berdampak pada akses ekonomi masyarakat terntu memngakibatkan perekonomian masyarakat yang berdomisili di jorong terisolasi itu menjadi lumpuh.

“Jembatan itu satu-satunya akses penting bagi perhubungan ekonomi ma­sya­rakat di beberapa jorong di Nagari Tiku V Jorong dan sampai siang ini akses tersebut putus total dan tidak bisa dilewati sama sekali,” ungkap Mardios.

Diakuinya, kejadian ini sudah dilaporkan pihaknya ke BPBD Agam untuk segera ditangani sebab sebelum dilakukan penanganan darurat, ribuan masyarakat bakal terisolasi. “Kita berharap jembatan darurat segera dibangun sehingga aktivitas ma­syarakat kembali normal,” ujar Mardios.

Dibeberkan Mardios, jembatan tersebut sebelumnya juga sempat rusak akibat sering dilalui alat berat yang digunakan untuk membangun tambak-tambak udang di kawasan Masang dan Muaro Putuih. (pry)