BERITA UTAMA

Sidak ke Pabrik PT Padang Raya Cakrawala Apical Group, Wakapolda Sumbar Cek Produksi Minyak Goreng

1
×

Sidak ke Pabrik PT Padang Raya Cakrawala Apical Group, Wakapolda Sumbar Cek Produksi Minyak Goreng

Sebarkan artikel ini
SIDAK— Wakapolda Sumbar didampingi pejabat utama saat meninjau produksi minyak goreng di Pabrik PT Padang Raya Cakrawala Apical Group, Teluk Bayur.

PADANG, METRO–Wakapolda Sumatra Barat (Sumbar) Brigjen Pol Edi Mardianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik minyak goreng milik PT Padang Raya Cak­ra­wala Apical Group di Pe­labuhan Teluk Bayur, Pa­dang, Selasa siang  (29/3).

Pada sidak itu, Wa­ka­polda Sumbar didampinggi oleh General Manager PT. Padang Raya Cakrawala Apical Group,Teluk Ba­yur Julianus Tarigan dan para Pejabat Utama Polda Sumbar serta Kapolresta Padang.

Dalam keterangannya, General Manager PT Pa­dang Raya Cakrawala Apical Group Teluk Bayur, Ju­lianus Tarigan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakapolda Sumbar ke pabrik tersebut.

“Berdasarkan keterangan dari pihak-pihak terkait, disaat peninjauan tadi siang bahwa ketersediaan minyak goreng di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk masya­rakat,” kata Julianus Tari­gan.

Ditegaskan Julianus Tarigan, sesuai dengan kebijakan 3 Menteri yaitu Koordinator Bidang Pere­konomian,  Menteri perdagangan, Menteri Perindustrian, minyak goreng curah itu akan diusahakan sebanyak-banyak untuk masya­rakat dan minyak kemasan yang harganya akan dibuat dengan harga yang sesuai dengan perekonomian.

 “Kita berusaha komitmen dengan apa yang kita janjikan, sesuai dengan perizinan untuk menyuplai juga minyak goreng ke masyarakat,” katanya.

Terpisah Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto menyampaikan, peninjauan pabrik minyak goreng itu dilakukan adalah untuk memastikan bahwa pihak-pihak produsen tidak ada kendala dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Polda Sumbar terus melakukan pengawasan yang ketat terkait pendistribusian minyak goreng. Sejauh ini, dari hasil pengawasan, stok minyak go­reng di Sumbar masih sangat aman, karena belum ada ditemukan kelangkaan,” tutupnya. (rgr)