METRO SUMBAR

Traffic Light  Rusak di Kota Pariaman, Arus Lalu Lintas  Kacau

0
×

Traffic Light  Rusak di Kota Pariaman, Arus Lalu Lintas  Kacau

Sebarkan artikel ini
TRAFFIC LIGHT RUSAK— Salah satu Traffic Light di Simpang Sianik mengalami kerusakan.

PARIAMAN, METRO–Traffic Light di beberapa titik di Kota Pariaman menga­lami kerusakan. Akibatnya arus lalu lintas di persimpa­ngan menjadi kacau sehingga kendaraan berupaya saling mendahului satu sama lain, Selasa (15/3).  Informasi dari warga, kerusakan traffic light bukan kali pertama terjadi. Warga berharap segera ada perbaikan dari pihak terkait, karena Simpang Sianik merupakan jalur padat setiap hari­nya.

    Salah satu pengendara, Rehasa (30) mengatakan, su­dah hampir satu minggu ini traffic light yang berada di Simpang Sianik rusak. Akibatnya, ketika melewati perempatan itu pernah hampir di­tabrak oleh kendaraan lain karena ingin saling mendahului.

Baca Juga  Gunakan Jet Ski dari Padang, Audy Joinaldy Explore Potensi Wisata Kepulauan Mentawai

    “Masyarakat ramai di melewati jalan di Simpang Sianik karena jalan menuju Pasar Pariaman, apalagi pagi dan sore. Jangan sampai ada korban laka lantas dulu baru diperbaiki, kasihan warga, jadi tolonglah perbaikannya dilakukan agar berfungsi sesuai peruntukanya,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pa­riaman, Afwandi membenarkan bahwa traffic light saat ini mengalami kerusakan karena disamping penyebabnya faktor alam juga karena usia trag­fic light yang sudah lebih dari 5 tahun, bahkan ada yang sudah 10 tahun.

    Ia menyampaikan, saat ini pihaknya berupaya untuk memperbaikinya, namun khu­sus untuk di Simpang Sianik cukup lama dilakukan karena pemesanan barang di Jakarta. “Disimpang Sianik itu lama perbaikannya karena modulnya yang rusak maka pemesanannya langsung di Jakarta,” jelasnya.

Baca Juga  Terangi Negeri Amankan Aset Negara, PLN dan ATR/BPN Kuatkan Sinergi

    Dikatakan Afwandi, ta­hun ini anggaran perbaikan ada sekitar Rp186 juta untuk 11 titik. Sementara itu pihak­nya juga mengusulkan Area Traffic Control System (ATCS) ke pusat sebanyak 6 unit yang diperuntukan dititik jalan nasional.

    Ia mengakui secara aturan sebenarnya traffic light sudah selayaknya diganti, namun dengan kondisi keterbatasan anggaran maka baru bisa diperbaiki saja. Pasalnya, jika semuanya diganti akan membutuhkan anggaran ku­rang lebih Rp1 miliar. (ozi)