BERITA UTAMA

Survei LSI: Gerindra dan Prabowo Nomor 1 di Sumbar, Andre Rosiade, Anggota DPR Pilihan Rakyat

0
×

Survei LSI: Gerindra dan Prabowo Nomor 1 di Sumbar, Andre Rosiade, Anggota DPR Pilihan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto dan Andre Rosiade

PADANG, METRO–Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Prabowo Subianto masih menjadi pili­han utama bagi masyarakat Sumatra Barat (Sumbar). Hal itu terlihat dalam rilis survei peta elektoral Pemilihan Pre­siden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di Provinsi Sumbar yang digelar Lembaga Sur­vei Indonesia (LSI), Minggu (13/3) kepada media.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, PhD menyebutkan, survei digelar 24 Februari sampai 3 Maret 2022. Popu­lasi survei seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Sumbar yang punya hak pi­lih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Katanya, sampel sebanyak 820 orang diambil dengan menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error) ± 3.5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling. Sampel berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Sum­bar yang terdistribusi secara proporsional.

“Wawancara tatap mu­ka dilakukan oleh pewa­wan­cara yang telah dilatih terhadap responden terpilih. Kendali mutu hasil wa­wancara dilakukan secara random pada 20 persen dari total sampel oleh supervisor lapangan dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali mu­tu ini tidak ditemukan kesalahan berarti,” kata Djayadi yang juga dosen senior (Lektor) di Jurusan Hubungan International Universitas Paramadina Jakarta.

Hasil survei lembaga yang memiliki tagline “akurat, terpercaya, berpengaruh” itu menyimpulkan, dari simulasi enam nama tertutup Calon Presiden (Capres), Prabowo Subianto paling banyak dipilih masyarakat Sumbar, mencapai 41 persen. Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan RI itu bercokol cukup jauh dari pesaing-pesaingnya.

Selanjutnya disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 34,8 persen, Men­teri Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif (Menpa­rekraf) Sandiaga Salahuddin Uno 6,5 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 5,1 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 1,7 persen, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian/Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 0,1 persen. Yang belum menjawab men­capai 10,9 persen.

“Dari simulasi empat nama tertutup, Prabowo Subianto tetap paling banyak dipilih mencapai 42,6 persen. Baru kemudian Anies Baswedan 31,1 persen, Sandiaga Uno 8,9 persen dan Ganjar Pranowo 6,5 persen. Yang belum menjawab masih di kisaran 10,9 persen. Saat ini tingkat keterpilihan Prabowo Subianto secara konsisten unggul di banding nama-nama lainnya,” katanya.

Menurut Djayadi, Pra­bowo Subianto dipilih terutama karena alasan tegas dan berwibawa. Selain itu Prabowo Subianto paling popular, bahkan mencapai hampir 100 persen diketahui dengan ting­kat kedisukaan yang baik mencapai 76 persen.

Baca Juga  Pelamar CPNS 2021 dari Lulusan SMA Terbanyak di Kemenkumham

Gerindra Partai No.1

Djayadi Hanan juga me­rilis partai politik (parpol) yang menjadi pilihan masyarakat Sumbar andai Pileg DPR RI dan DPRD Provinsi digelar saat ini. Pada simulasi semi terbuka 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lain, di Sumbar, Partai Gerindra tetap menjadi partai nomor satu pilihan ma­syarakat untuk DPR RI. Hal ini tentu masih sama dengan pilihan saat Pileg 2019 lalu.

“Partai Gerindra dipilih 34,7 persen, baru kemudian PKS 15,7 persen, Partai Demokrat 8 persen, Partai Golkar 4,9 persen, partai lain lebih rendah kurang dari 4 persen. Belum menjawab 25,1 persen,” kata Djayadi Hanan yang merinci PDI P 3,5 persen, PAN 3,1 persen, NasDem 1,6 persen, PKB 1,3 persen, PPP 1,1 persen, Perindo 0,5 persen, PSI 0,4 persen, PKPI 0,1 persen, Hanura 0,1 persen, Garuda 0,1 persen dan selanjutnya Berkarya, PBB, Gelora 0,0 dan lainnya juga 0,0 persen.

Sementara untuk Pileg DPRD Sumbar, sebut Djayadi, simulasi 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lainnya, Partai Gerindra tetap paling banyak dipilih mencapai 34,4 persen. Disusul PKS 16,7 persen, Partai De­mokrat 7,6 persen, dan Partai Golkar 4,1 persen. Untuk yang belum menjawab mencapai 26,2 persen.

Selanjutnya, PAN 3,2 persen, PDI Perjuangan 3,0 persen, PKB 1,6 persen, NasDem 1,3 persen, PPP 0,8 persen, Perindo 0,5 persen, Hanura 0,3 persen, PKPI 0,1 persen dilanjutkan Garuda, Berkarya, PSI, PBB, Gelora dan lainnya 0,0 persen. Untuk pemilu legislatif baik tingkat pusat maupun ting­kat provinsi, saat ini Partai Ge­rindra unggul cukup jauh dari partai lainnya.

“Untuk DPR RI elektabilitas Gerindra 34,7 persen, cukup jauh dari PKS 15,7 persen, Demokrat 8 persen, serta Golkar 4,9 persen. Partai lainnya ku­rang dari 4 persen. Pileg Provinsi juga tidak jauh berbeda. Gerindra unggul cukup jauh dengan angka 34,4 persen, disusul PKS 16,7 persen, Demokrat 7,6 persen, dan Golkar 4,1 persen. Partai lainnya kurang dari 4 persen. Posisi Gerindra masih dominan di Sumbar dalam peta Pemilu legislatif,” katanya.

Kata Djayadi, kedisukaan dan tingkat keterpilihan partai banyak ditentukan oleh tokoh yang ada di partai tersebut. Partai Gerindra tampaknya lebih ba­nyak terbantu oleh ketokohan Prabowo Subianto di tingkat nasional dan Andre Rosiade, anggota DPR se­kaligus ketua DPD Gerindra Sumbar di tingkat provinsi. Aksi nyata yang dilakukan Andre Rosiade bersama Gerindra dinilai sangat memengaruhi publik untuk memilih Gerindra.

Baca Juga  Ridwan Kamil: Saya Diminta Pak Prabowo Urus Jakarta

Kesimpulannya, sebut Djayadi, peta kompetisi untuk Pileg baik untuk ting­kat pusat maupun provinsi didominasi Gerindra dengan tingkat elektabilitas mencapai 34,7 persen (untuk DPR RI) dan 34,4 persen (untuk DPRD Provinsi). Pesaing terdekat Gerindra adalah PKS dengan elektabilitas yang cukup jauh tertinggal yaitu 15,7 persen (DPR RI) dan 16,7 persen (DPRD Provinsi). Di tempat ketiga dan keempat adalah Demokrat dan Golkar, lalu partai-partai lainnya.

Pilihan Anggota DPR

LSI juga merilis hasil simulasi  pilihan nama Caleg DPR RI Dapil 1 dengan nama-nama anggota DPR RI periode 2019-2024 yang diprediksi akan kembali maju. Hasilnya, jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang, kader Partai Gerindra Andre Rosiade menjadi calon anggota DPR RI yang akan dipilih dengan tingkat keterpilihan 26,7 persen. Angka ini jauh meninggalkan 7 orang anggota DPR RI lainnya.

“Selanjutnya diikuti Athari Ahari Gauthi Ardi 8,2 persen dari PAN, Lisda Hendrajoni 6,9 persen dari Partai NasDem, Darizal Basir 5,7 persen dari Partai Demokrat, M Asli Chaidir 4,0 persen dari PAN, Suir Syam 1,9 persen dari Partai Gerindra, Darul Siska 1,8 persen dari Partai Gol­kar dan Hermanto 1,2 persen dari PKS. Sementara yang  tidak tahu atau tidak menjawab (TT/TJ) di angka 43,5 persen,” katanya.

Sementara untuk simulasi pilihan nama Caleg DPR RI Dapil 2 Sumbar dari anggota DPR RI periode 2019-2024 juga masih menempatkan kader Gerindra Ade Rezki Pratama di urutan pertama. Anggota de­wan muda yang sudah dua periode ini mendapatkan 21,7 persen dan meninggalkan jauh lima pesaingnya.

“Dari hasil survei, jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang ini Ade Rezki di urutan pertama. Disusul Guspardi Gaus 13,0 persen dari PAN,  John Kenedy Aziz 9,1 persen dari Golkar,  Nevi Zuairina 7,3 persen dari PKS, Rezka Oktoberia 4,7 persen dari Partai Demokrat dan  Muhammad Iqbal 2,5 persen dari PPP. Sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab 41,7 persen,” katanya. (*)