PADANG, METRO–Sabtu (12/3), Bank Nagari genap berusia 60 tahun. Rangkaian upacara dan pemotongan kue ulang tahun, menandai peringatan hari bersejarah tersebut di halaman Kantor Pusat Bank Nagari, Jan Pemuda Nomor 21 Padang Barat, Kota Padang.
Pada kegiatan yang dihadiri seluruh direksi, komisaris, semua pemimpin cabang, para direksi periode sebelumnya, ibu-ibu Isbanda, serta sejumlah undangan lainnya, juga dibagikan berbagai hadiah kepada karyawan dan kantor cabang berprestasi, serta para pemenang berbagai lomba di lingkungan internal Bank Nagari.
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad pada kesempatan itu menyebutkan, sejak tahun 2017 lalu mereka sudah berorientasi pada era milenial dengan mewujudkan transformasi digital dan mewujudkan pengembangan layanan digital dengan tagline “Nagari GAUL (Gampang Aman Untung Lancar)”. Hal itu selaras dengan tema pada HUT kali ini yakni “Digitalisasi Untuk Produktivitas”.
“Dengan didukung oleh layanan digital untuk semua segmen layanan serta implementasi transformasi digital kami terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan sekaligus mendorong kinerja bisnis bank,” kata M Irsyad.
Dengan kerja keras tersebut, berbagai prestasi nasional terus didapatkan oleh bank kebanggaan rakyat Sumbar ini. Bahkan awal tahun ini, berdasarkan penilaian Infobank, Bank Nagari juga berhasil meraih prestasi sebagai BPD terbaik di Indonesia dengan pencapaian kinerja mereka yang luar biasa pada tahun 2021. Bank Nagari mendapatkan prestasi gemilang dengan menjadi BPD terbaik se-Indonesia.
Asset mencapai Rp28,25 triliun, kredit mencapai Rp20,99 triliun, Dana Pihak Ketiga mencapai Rp23 triliun dan laba mencapai Rp416,29 miliar. Seiring dengan itu, ratio keuangan Bank juga membaik dengan indikator sebagai berikut: CAR 21,6 persen, ROA 1,98 persen, LDR 91,25 persen dan NPL 2,48 persen.
Market Share Bank Nagari di Sumatra Barat saat ini dari sisi asset sebesar 34,81 persen, dari sisi kredit/pembiayaan sebesar 35,80 persen, dari sisi DPK mencapai 43,49 persen.
“Kita juga telah melakukan Penyaluran Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Tahap I sebesar Rp250 miliar dengan lavarage 3,97 kali atau setara Rp992,37 miliar, dan Tahap II sebesar Rp250 miliar dengan lavarage 5,38 kali atau setara dengan Rp1,34 triliun,” kata M Irsyad.
Berikutnya, Penyaluran Kredit/ Pembiayaan Program Tahun 2021, di antaranya Penyaluran KUR sebesar Rp1,62 triliun dengan jumlah nasabah 12.378 debitur, penyaluran KPR FLPP sebanyak 1.519 Unit, yang terdiri dari KPR FLPP Konvensional dan Syariah.
Ia mengatakan arah kebijakan proses bisnis yang disusun untuk 2022 selain pengembangan teknologi informasi melalui transformasi digital juga dilakukan peningkatan kapabilitas human capital.
“Saat ini nasabah Bank Nagari sudah bisa menikmati berbagai layanan digital yang tak kalah dari perbankan nasional lainnya. Di antaranya pengembangan Mobile Banking versi terbaru, Nagari Cash Management, QRIS, Laku Pandai (Lapau Nagari), serta penambahan delivery channel,” tutur Irsyad.
Salah satu bukti keberhasilan digitalisasi Bank Nagari, tercermin dari meningkatnya jumlah pengguna produk dan layanan digital.
Jumlah pengguna (user) meningkat 41,40 persen, sedangkan transaksi mengalami kenaikan 34,32 persen dari periode sebelumnya.
Seiring dengan pertumbuhan tersebut, transaksi melalui Nagari Mobile Banking juga melesat dengan transaksi per Desember 2021 sebesar Rp892 miliar dengan fee based mencapai Rp36,3 miliar.
la menyampaikan peran Bank Nagari sebagai agen pembangunan di daerah tercermin dari dukungan dalam menyediakan dan melaksanakan kerja sama layanan digital.
Layanan digital yang disediakan di antaranya yaitu Nagari Cash Management, SP2D Online, Smart Tax Solution, Samsat Digital Nasional (Signal), Nagari Virtual Acount, N-Retribusi (Pasar, Pariwisata, Sampah, Parkir, KIR), N-Auto debet, dan lainnya.
Komisaris Utama Bank Nagari Benni Warlis menilai pandemi Covid-19 justru mempercepat proses digitalisasi dan kesempatan inilah yang diambil oleh manajemen untuk mendongkrak kinerja Bank Nagari.
Selain itu ia mengatakan, 30 persen penduduk di Sumbar merupakan nasabah Bank Nagari, hal ini menandakan Bank Nagari telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Benni mengatakan saat ini seluruh manajemen Bank Nagari tengah berupaya memenuhi seluruh persyaratan untuk konversi ke syariah. Begitu pula dengan pemerintah Sumatra Barat kini sedang mempersiapkan Perda-nya.
Syariah
Kinerja terbaik yang dicapai Bank Nagari pada tahun 2021, tak terlepas dari dukungan perkembangan kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari yang juga sangat menggembirakan.
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad didampingi Direktur Kredit dan Syariah Gusti Candra serta Komisaris Utama Benni Warlis, usai peringatan HUT Bank Nagari ke-60, Sabtu (12/3) menyebutkan, hingga akhir 2021 (posisi sebelum audit) UUS Bank Nagari telah memiliki asset mencapai Rp2,66 triliun, pembiayaan mencapai Rp2,06 triliun dan dana pihak ke tiga (DPK) mencapai Rp2,48 triliun.
Digitalisasi juga telah dilakukan oleh Unit Usaha Syariah (UUS) yang saat ini sudah memiliki aplikasi donasi secara digital untuk masjid/musala, pesantren, rumah tahfiz, dan rumah yatim piatu yang disebut Nagari Digital Masjid (NDM) yang dikemas dalam 1 aplikasi. Masyarakat bisa berdonasi sesuai yang diinginkannya, kapanpun dan di manapun,” kata Muhamad Irsyad.
Dikatakan juga, penguasaan market share UUS Bank Nagari terhadap perbankan Syariah Sumbar tercatat melebihi 30 persen. Rinciannya, asset mencapai 31,74 persen, pembiayaan mencapai 36,43 persen dan DPK mencapai 34,47 persen.
Prestasi nasional juga diraih UUS Bank Nagari pada tahun lalu. Di antaranya Sharia award 10 th dengan predikat “Excellent” dari Infobank. Kemudian Bank Syariah Regional Pemberdayaan UMKM terbaik dari Republika. “Pencapaian ini merupakan penghargaan kepada keluarga besar Bank Nagari dan stakeholder dalam mendukung kinerja Bank Nagari sebagai salah satu BUMD yang dimiliki oleh Pemerintah Sumatra Barat,” kata Irsyad.
Ia berharap, ke depan, Bank Nagari tetap memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah Sumatra Barat khususnya dan perekonomian nasional umumnya.
“Kami bertekad bahwa Dewan Komisaris, Direksi, pejabat, dan karyawan/ti secara bersama-sama memperkuat komitmen dan bersinergi demi kemajuan bank yang kita cintai ini. Dan marilah kita jadikan hari yang bersejarah ini sebagai momen untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendorong bisnis Bank dengan tema Digitalisasi untuk Produktivitas,” kata Irsyad. (*)






