AGAM/BUKITTINGGI

Lestarikan Budaya Mengaji di Rumah

0
×

Lestarikan Budaya Mengaji di Rumah

Sebarkan artikel ini
KHATAM QURAN Sebanyak 24 santri TPQ Baiturrahman Titisan Tunggang, Jorong V Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, dikhatam.

AGAM, METRO–Sebanyak 24 santri TPQ Baiturrahman Titisan Tunggang, Jorong V Sungai Ja­riang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, dikhatam, Sabtu (12/3). Pe­laksanaan Khatam Quran angkatan II ini diawali de­ngan pawai ta’aruf, yang dilepas Bupati Agam diwakili Asisten I Setdakab Agam, Rahman.

Rahman menyebutkan, Khatam Quran ini menandakan bahwa anak telah selesai menjalani pendidikan, dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan membaca Al-Quran. “Namun ini bukan a­khir dalam membaca Al-Qur’an, tapi jadi evaluasi bagaimana bacaannya ke depan semakin sempurna,” ujar Rahman.

Dengan begitu, ia ha­rapkan para orang tua untuk mengajak dan mewajibkan anaknya tetap membaca Al-Quran di rumah. “Baca Al-Quran di rumah bisa dikatakan sudah mulai langka, budaya seperti ini perlu kembali kita lestarikan agar ayat suci Al-Qur’an tetap bergema di negeri ini,” sebut Rahman.

Jika perlu, kata Rahman, anak yang sudah dikhatam ini ditingkatkan kemampuannya dengan menghafal Al-Quran, karena ini jadi salah satu program unggulan dari peme­rintah daerah.

Dikatakannya, negara boleh maju tapi keimanan dan ketaqwaan generasi juga perlu ditingkatkan, karena menurut Rahman ini modal dasar bagi mereka untuk bisa menjadi o­rang lebih baik ke depan. ” Saya berterimakasih pada guru TPQ dan para orang tua, karena telah mendidik anak dalam membaca Al-Qur’an yang bakal menjadi pedoman bagi mereka nanti untuk menjalani kehidupan di dunia ini,” ucap Rahman. (pry)