BERITA UTAMA

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite Tak Naik

0
×

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite Tak Naik

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO–Minyak mentah dunia terus melonjak akibat konflik Rusia-Ukraina, mes­kipun begitu pemerintah dan PT Pertamina (Persero) terus memastikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak naik. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat yang mayoritas menggu­nakan Pertalite.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata mengatakan, risiko global mengalami eskalasi akibat konflik Rusia-Ukraina. Kondisi ini pada akhirnya mempengaruhi kenaikan harga yang tinggi atas komoditas energi, baik itu minyak mentah, batu bara hingga gas.

“Peningkatan harga mi­n­yak mentah dunia tentunya berdampak terhadap APBN,” terang dia dalam siaran pers, Rabu (9/3).

Secara keseluruhan, kenaikan harga komoditas termasuk Indonesian Cru­de Price (ICP), memang berdampak positif terha­dap pendapatan negara, terutama PNBP. Namun demikian, jelasnya, kenaikan harga komoditas juga berdampak terhadap belanja negara.

Baca Juga  3 Hari Tak Keluar, Anto Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

“Terutama subsidi energi yang menjadikan ICP menjadi salah satu parameter utama dalam perhitungannya,” imbuhnya.

Pemerintah pun akan terus memantau pergerakan harga minyak dunia dan mengukur dampaknya terhadap APBN. Pemerintah akan mengambil kebijakan yang diperlukan secara menyeluruh dengan melihat sisi potensi penerimaan negara, beban terhadap belanja negara, serta konsekuensi terhadap pembiayaan anggaran.

“Dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang saat ini baru pulih dari dampak pandemi Covid-19,” terangnya.

Pemerintah pun akan terus melakukan monitoring perkembangan pere­konomian, termasuk volatilitas harga komoditas terkini dalam rangka antisipasi kebijakan. “Pemerintah akan memastikan respons kebijakan mengutamakan stabilitas perekonomian nasional dan menjaga supply barang kebutuhan po­kok masyarakat, baik pangan maupun energi, serta menjaga keberlanjutan fis­kal yang mendukung dunia usaha,” jelasnya.

Baca Juga  Rumah Pegawai Swasta Ludes Terbakar

Adapun, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman menjelaskan, pihaknya dalam mengelola energi nasional juga sangat mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam penetapan harga produk BBM.

“Pertamina sangat berhati-hati dalam menetapkan harga. Namun, kami yakin segmen konsumen ini telah merasakan manfaat BBM berkualitas yang lebih hemat dan lebih baik untuk perawatan mesin kendaraan. Sehingga, dapat menerima harga yang selama ini tetap sangat kompetitif dibandingkan pro­duk yang sejenis lainnya,” tandasnya. (jpg)