METRO PESISIR

Program Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh, Tandikek Selatan jadi Nagari Tangguh Bencana

0
×

Program Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh, Tandikek Selatan jadi Nagari Tangguh Bencana

Sebarkan artikel ini
NAGARI PERCONTOHAN— Ketua TP. PKK Kabupaten Padangpariaman Ny. Yusrita Suhatri Bur menyambut rombongan Pemprov Sumbar, dan tim dari Kecamatan Patamuan, Kepala Puskesmas, Wali Nagari Tandikek Selatan, Ketua TP. PKK Kecamatan, Nagari beserta Kades.

PDG.PARIAMAN, METRO–Nagari Tandikek Selatan, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padangpariaman, kemarin, terpilih sebagai Nagari Percontohan atau Pilot Project untuk Program Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) Keluarga Sehat Pasangan Usia Subur bidang Kesehatan Keluarga dan Lingku­ngan.

Kabupaten Padangpa­riaman merupakan salah satu dari 4 daerah yang dipilih oleh Tim Pokja 4 Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Suma­tera Barat, yakni 2 Kabupa­ten dan 2 Kota se Provinsi Sumatera Barat.

Pemilihan itu dilakukan berdasarkan Identifikasi situasi, kondisi dan potensi serta permasalahan yang dihadapi di daerah setempat. Terpilihnya Nagari Tandikek Selatan ini, karena juga merupakan Nagari lokus stunting di Kabupa­ten Padangpariaman. Kemarin, tim verifikasi yang terdiri dari Pokja 4 TP. PKK Provinsi dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Ba­rat, melakukan kunjungan pembinaan dan verifikasi data di Nagari Tandikek Selatan. Kegiatan Pembinaan Program GKSTTB ini, bertujuan untuk mening­katkan dan melakukan perubahan serta program-program inovasi untuk me­nangani masalah kesehatan yang ada di Nagari Tandikek Selatan.

Ketua TP. PKK Kabupa­ten Padangpariaman Ny. Yusrita Suhatri Bur me­nyem­patkan untuk hadir menyambut kedatangan rombongan dari Provinsi, didampingi oleh Ketua Pokja 4 Kabupaten Net Jimmy dan Tim dari Kecamatan Patamuan, Kepala Puskesmas, Wali Nagari Tandikek Selatan, Ketua TP. PKK Kecamatan, Nagari beserta Kader PKK dan tokoh ma­syarakat setempat.

Ny. Yusrita Suhatri Bur menyampaikan agar semua kader bergerak aktif dan giat dalam melaksa­nakan 10 program pokok PKK, yang dimulai dari kegiatan Dasa Wisma yang merupakan ujung tombak dari PKK Nagari, Kecamatan dan Kabupaten hingga Provinsi dan Nasional. Terutama dalam mewujudkan keluarga, masyarakat serta bangsa yang sehat dan sejahtera.  “Salah satu u­paya untuk mencegah Stun­ting dan meningkatkan derajat kesehatan masya­rakat, adalah melalui pe­nerapan Pola Hidup Sehat, Perilaku Hidup bersih dan sehat, serta memenuhi kebutuhan Gizi Seimbang. Karena itu, jadikan inovasi Wujudkan gizi seimbang dengan “Isi Piringku dari Kebunku,” jelas Yusrita.

Ketua TP. PKK Kabupa­ten Padangpariaman itu juga menyampaikan, bahwa dukungan dan sinergitas dari OPD, masyarakat di ranah dan rantau serta mitra dan sektor terkait untuk kegiatan PKK, sudah berjalan sangat baik.  Beliau juga menghimbau agar di setiap masyarakat ada gerakan rajin menanam dan memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing, untuk pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Pada akhir sambutannya, Yusrita juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Tim Pokja 4 Provinsi Sumbar beserta rombongan, atas pembinaan langsung dan verifikasi data yang dilaksanakan di Nagari Tandikek Selatan.

Sementara itu, Ketua Tim Pokja 4 TP. PKK Provinsi Sumatera Barat Syafrizal Basri yang lebih dikenal dengan sebutan “Pak Cik” sangat mengapresiasi, a­tas dukungan penuh dari Ketua TP. PKK Kabupaten dan Kerjasama antar lintas sektor serta upaya inovasi yang telah dilakukan dalam kegiatan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tang­­guh Bencana ini.

“Semoga dengan ada­nya upaya bersama dalam program Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana ini, maka diharapkan akan tercipta keluarga dan masyarakat Nagari Tandikek Selatan yang sehat dan mandiri dalam mewujudkan Pa­dang­pariaman berjaya,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa ke­giatan ini telah mengacu kepada Peraturan Presiden nomor 99 tahun 2017 tentang gerakan pember­da­yaan dan kesejahteraan keluarga dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 36 tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Pasal 7 ayat (2) huruf c dijelaskan, bahwa kelompok kerja 4 sebagai pengelola program kesehatan, kelestarian ling­kungan hidup dan perencanaan sehat.

Sekaitan dengan hal tersebut, kata Khalida anggota Tim. Nantinya, TP. PKK Provinsi Sumatera Barat akan menunjuk satu Kabupaten dan satu Kota sebagai Pilot Project GKSTTB Provinsi Sumbar. Yang a­kan dipilih dari 2 Kabupa­ten dan 2 Kota yang sedang dan akan dikunjungi ke lapangan, untuk dilakukan verifikasi data oleh Tim Pokja 4 TP. PKK Provinsi dan Dinas Kesehatan Provinsi Su­matera Barat. (efa)