METRO PESISIR

60 Sekolah Pertama, Pemkab Padangpariaman Sediakan Internet

0
×

60 Sekolah Pertama, Pemkab Padangpariaman Sediakan Internet

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO–Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Padangpariaman Zahirman menyatakan Pemkab saat ini telah  menyediakan layanan internet gratis untuk sekitar 60 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Padangpariaman untuk tahun 2022. “Kegunaan tersebut untuk mendorong penggunaan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Sebab, selama ini kita baru menyediakan internet untuk organisasi perangkat daerah di 24 titik, kantor kecamatan 17, dan 25 puskesmas. Untuk tahun itu tahun ini kita sediakan layanan internet ke SMP,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pa­dangpariaman Zahirman, kemarin.

Katanya, pemasangan jaringan internet dengan menggunakan kabel optik ke sekolah-sekolah tersebut masih menunggu pihak ketiga karena harus mempersiapkan peralatan pendukungnya.

Baca Juga  Pesta Pantai Usai, Waktunya Bersih-Bersih

Ia memperkirakan pemasangan jaringan internet di SMP di Padangpariaman dimulai Maret 2022 sehingga sekolah pun da­pat menikmatinya dengan segera.  Ia mengatakan penyediaan layanan internet tersebut sebagai u­paya mendorong sekolah memanfaatkan teknologi informasi untuk proses belajar mengajar. “Warga juga dapat mengakses ka­rena setiap layanan internet yang kami sediakan warga juga dapat menggunakan layanan tersebut,” katanya.

Namun katanya, Pem­kab Padangpariaman mem­batasi akses internet terhadap pengguna pada jam sibuk yang membutuhkan jaringan internet di an­ta­ranya pembatasan me­ng­akses Youtube dari pagi sampai siang hari.  “Hal ini su­dah lama kami lakukan ka­rena dapat mengganggu penggunaan internet untuk pe­layanan dan kerja, akses dibuka kembali ketika jam istira­hat sampai malam,” ujarnya.

Baca Juga  Dorong Implementasi Skema Perhutanan Sosial

Ia menjelaskan penyediaan layanan internet yang dilakukan dinas tersebut di sekolah juga sebagai upaya mengajak dan mendorong penggunaan internet sehat atau positif kepada siswa.  Internet positif yang dimaksud yaitu dengan menggunakan tekno­logi informasi untuk menambah ilmu pengetahuan dan membuat konten kreatif yang dapat meningkatkan kreativitas siswa se­hingga nantinya dapat men­jadi sumber pendapatan.  “Kalau untuk pengenalan internet kepada sis­wa tidak diperlukan lagi, tapi tinggal bagaimana mereka memanfaatkan internet untuk yang bermanfaat,” ujar dia.  Dikatakan,  jika dana tersedia pihaknya akan membuat lomba video kreatif tingkat siswa untuk memicu semangat siswa untuk memanfaatkan internet secara sehat dan bermanfaat. (efa)