METRO SUMBAR

Usai Kerja Sama dengan BBPVP Semarang, DPMPTSP Jajaki Peluang di BBPLK Bekasi

0
×

Usai Kerja Sama dengan BBPVP Semarang, DPMPTSP Jajaki Peluang di BBPLK Bekasi

Sebarkan artikel ini
BERTEMU—Kepala DPMPTSP, KotaPadangpanjang Ewasoska, SH, bertemu dengan Kepala BBPLK Bekasi, Herman Bija di kantornya.

PDG.PANJANG, METRO–Dinas Penanaman Mo­dal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjajaki peluang di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi untuk mendapatkan kuota pelatihan kerja bagi warga Kota Padangpanjang. Sebelumnya sudah dilakukan kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang.

“Kami bertemu langsung dengan Kepala BBPLK Bekasi, Herman Bija di kantornya, beberapa waktu lalu. Alhamdulillah, dari pertemuan itu, kita dijanjikan kuota untuk angkatan III,” sebut Kepala DPMP­TSP, Ewasoska, SH,  Sabtu (19/2).

Sementara pada Kamis (17/2) lalu, DPMPTSP telah menandatangani kerja sa­ma dengan Kepala BBPVP Semarang, Heru Wibowo. Di samping dengan Pemko Padang Panjang, BBPVP juga MoU dengan Pemprov Lampung dan Pemkab Bolaang Mongondow.

Baca Juga  Rp12,3 M Bangun Sarana Prasarana Irigasi

“Perjanjian kerja sama ini dilaksanakan saat pembukaan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) yang juga diikuti enam warga Padang Panjang yang telah lulus seleksi beberapa wak­tu lalu,” sebut Ewa yang turut mengantarkan peserta ke Kota Semarang.

Kerja sama dengan BB­PVP ini, jelasnya, yakni dalam perekrutan calon peserta dan pemberda­yaan masyarakat melalui PBK. Serta penempatan lulusan pelatihan melalui pembimbingan usaha atau bekerja pada industri pada pada daerah setempat.

“Khusus untuk PBK di Semarang ini, pada semester II nanti, kami akan kembali mengajukan kuota untuk Padangpanjang. Semoga dapat dipenuhi BBPVP, sehingga bisa mem­bantu peningkatan SDM pencari kerja (pencaker) di kota ini,” tutur Ewa.

Baca Juga  PMI Bagi Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Upaya yang dilakukan pihaknya ini, tambah Ewa, mengingat terbatasnya paket pelatihan dari enam Balai Besar yang ada di seluruh Indonesia. Sehingga terjadi rebutan alokasi. Makanya DPMPTSP Pa­dangpanjang langsung jem­put bola untuk mencari tahu peluang yang bisa didapatkan. (rmd)