METRO SUMBAR

Identik dengan Ketidaknyamanan, Image Pasar Nagari harus Diubah

0
×

Identik dengan Ketidaknyamanan, Image Pasar Nagari harus Diubah

Sebarkan artikel ini
TINJAU PASAR— Bupati Tanahdatar Eka Putra tinjau pasar Sumanik.

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra menekankan, Pemerintah Daerah terus berupaya merubah image atau citra pasar nagari yang identik dengan ketidaknyamanan, bau, becek dan kotor menjadi pasar nagari yang bersih, aman, nyaman dan representatif.  “Berbagai upaya dilakukan dilakukan pemerintah daerah untuk menjadi pasar menjadi lebih aman dan nyaman, salah satunya melalui Bantuan Pemerintah Pusat seperti untuk pemba­ngunan pasar nagari Suma­nik ini,” kata Eka Putra saat meresmikan pasar nagari Sumanik Kecamatan Salimpaung, Selasa (15/2).

Dikatakan Eka Putra, alo­kasi anggaran yang diberikan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemen­dag RI) terserap baik sesuai ketentuan yang ditetapkan.  “Jujur, Saya bangga dan juga berbahagia, karena baru 22 September 2021 lalu Saya meletakkan batu pertama, selesai 21 Desember 2021 dan hari ini kita resmikan pemakaiannya. Terima kasih Ke­medag RI, seluruh elemen Pemerintah Nagari Sumanik serta masyarakat yang mendukung pelaksanaan pembangunan pasar ini,” sampainya.

Tentunya, tambah Eka, keberadaan pasar nagari Sumanik ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, terutama dalam meningkatkan perekonomian masya­rakat, khususnya masya­rakat Sumanik.  “Perubahan fisik pasar nagari ini terus dirawat, dijaga dan jangan sampai menciptakan perselisihan antar sesama yang dipicu pasar ini, seperti permasalahan pembagian kios atau los, namun pasar ini untuk kesejahteraan kita semua,” tukas Eka.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Darfizal menyampaikan, pem­bangunan pasar nagari atau rakyat Sumanik didanai melalui Dana Tugas Pembantuan Anggaran Pendapatan dan Negara Tahun 2021.  “Pem­bangunan pasar nagari yang memiliki 19 kios, 13 los dengan kapasitas pedagang sekitar 250 orang dan memi­liki  ruang tera ulang, pos keamanan, ruang pengurusan pasar, ruang kesehatan, mushalla, toilet dan beberapa fasilitas lainnya menelan dana sebesar Rp3,4 Milyar lebih dari Kemendag RI,” sampai Darfizal.

Dengan revitalisasi ini, tambah Darfizal, untuk ke depan kita berharap pasar nagari Sumanik menjadi pa­sar percontohan di Tanah Datar.  “Melihat konsep dan fisik pasar nagari Sumanik ini tentu diharapkan ke depan akan menjadi percontohan dan ke depan kita upayakan pasar nagari ini memperoleh sertifikat SNI dari Kemendag RI,” sampainya.

Sebelumnya Wali Nagari Sumanik Irama Yandi me­nyampaikan terima kasih atas pelaksanaan revitalisasi pa­sar nagari Sumanik se­hingga menjadi lebih nyaman dan bersih.  “Terima kasih atas revitalisasi pasar yang dilaksanakan disini, berawal dari proposal kami 2020 lalu, dan berkat dukungan dan perjuangan dinas Koperindag serta pak Bupati, program ini bisa terealisasi,” katanya.  “Sesuai slogan pasar ini, yakni Nyaman, Segar dan Terpercaya, Saya harap ke de­pan bisa termanfaatkan secara maksimal, terutama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat nagari Su­manik,” tukasnya. (ant)