METRO PADANG

Dasawisma Jahe Merah, Kelurahan Piai Tangah, Manfaatkan Darah Segar Sapi jadi Pupuk

0
×

Dasawisma Jahe Merah, Kelurahan Piai Tangah, Manfaatkan Darah Segar Sapi jadi Pupuk

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI DASAWISMA — Wali Kota Padang Hendri Septa mengunjungi Kelompok Dasawisma Jahe Merah, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, yang melakukan inovasi dengan membuat pupuk organik berbahan dasar olahan darah sapi segar.

PAUH, METRO–Sewaktu melakukan ke­gia­tan Jumat Berkah atau Berkantor di Kecamatan yang kali ini dipusatkannya di Kecamatan Pauh, Jumat (11/2) lalu, Wali Kota Pa­dang Hendri Septa me­nyem­patkan diri mengun­jungi Sekretariat Kelompok Dasawisma Jahe Merah, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh.

Kelompok Dasawisma tersebut diketahui melaku­kan sebuah inovasi dengan membuat pupuk organik berbahan dasar olahan darah sapi segar.

“Atas nama Pemko Pa­dang, kita menyambut baik adanya produksi pupuk hasil karya Kelompok Dasa­wisma Jahe Merah yang di­beri nama Lidah Sipiah (Limbah Darah Sapi Piai Tangah) ini. Produk ini luar biasa dan bisa digunakan untuk nutrisi bagi sejumlah tanaman. Maka itu, bagi siapa saja yang membutuhkan pupuk silahkan beli Pupuk Lidah Sipiah ini. Ha­silnya telah teruji dan harganya juga terjangkau,” ungkap Wali Kota didam­pingi Camat Pauh Jasman di sela peninjauan tersebut.

Orang nomor satu di Kota Padang itu juga memberikan apresiasi kepada para kaum ibu yang tergabung di Kelompok Da­sawisma Jahe Merah yang mampu berkreasi menciptakan sebuah UMKM baru nan produktif tersebut.

Baca Juga  IMA Chapter Padang Diajak Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Dukung Pembangunan

“Kita berharap Kelompok Dasawisma lainnya di Kota Padang bisa meniru hal serupa. Semoga ke depan usaha ini makin sukses dan lebih berkembang lagi tentunya,” imbuh Wako sembari mempromosikan Pupuk Lidah Sipiah tersebut.

Sementara itu pada saat yang sama Maiyulnita anggota Kelompok Dasa­wisma Jahe Merah dan juga inisiator pembuatan Pupuk Lidah Sipiah menjelaskan, ide pihaknya mem­buat pupuk tersebut didasari ingin berinovasi melihat kebutuhan ma­syarakat terkait pupuk yang cukup tinggi. Di sam­ping itu juga seiring harga pupuk yang mulai naik dan ketersediannya pun terbatas dewasa ini.

“Untuk pembuatan pupuk ini kita menggunakan bahan dari darah segar sapi yang dicampur dengan gula, M4 dan diendapkan selama dua minggu untuk difermentasikan. Setelah itu kita paketkan ke dalam botol. Insya Allah pemanfaatannya bisa bagi sejumlah tanaman sesuai aturan pemakaian,” jelasnya.

Baca Juga  Stok APD di RSUP M Djamil Menipis

Selanjutnya ia juga me­ngatakan produksi Pupuk Lidah Sipiah tersebut baru digeluti selama dua bulan belakangan. Untuk pembuatan pupuk ini para anggota Kelompok Dasawisma Jahe Merah harus rela bangun pukul 03.30 WIB untuk mengambil da­rah sapi segar di tempat penyembelihan sapi yang lokasinya masih di kawa­san Piai Tangah.

“Saat ini kita baru memasarkan pupuk tersebut ke warga sekitar, semoga ke depan setelah dikunjungi dan dipromosikan bapak Wali Kota hari ini bisa lebih maju dan berkem­bang. Bagi masyarakat yang mau membeli silahkan datang langsung ke sini atau bisa pemesanan via nomor hp: 081261888984 atas nama Maiyulnita,” tukas perempuan pensiunan PNS Pemko Padang tersebut.

Dalam kesempatan itu juga hadir Lurah Piai Tangah Syamsuardi Jamar beserta jajaran, Ketua LPM Almirni dan elemen ma­syarakat setempat. (rel)