METRO PADANG

Sentra Rendang Padang akan Diresmikan saat Apeksi

0
×

Sentra Rendang Padang akan Diresmikan saat Apeksi

Sebarkan artikel ini
MASAK RENDANG— ASN di Disnakerin Kota Padang saling bahu-membahu memasak rendang, di Sentra Rendang terletak di belakang Kantor Camat Koto Tangah, Sabtu (12/2) lalu. Beragam jenis rendang dimasak. Seperti rendang daging, rendang ayam, rendang telur, rendang lokan, dan lainnya.

PADANG, METRO–Sentra Rendang di Kota Padang sudah selesai diba­ngun. Tak sampai setahun, gedung pusat rendang itu dapat dimanfaatkan. Jika tak ada aral melintang, Sentra Rendang tersebut diresmi­kan saat pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pe­merintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) di Padang, Agustus mendatang.

“Kita rencanakan Sentra Rendang diresmikan saat pelaksanaan Apeksi nanti,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dis­nakerin) Kota Padang Dian Fakhri, Sabtu (12/2).

Disebutkan Dian Fakhri, Sentra Rendang merupakan “dapur” memasak rendang bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Padang. Di sini, alat memasak terbilang lengkap. Bahkan di Sentra Rendang terdapat mesin “Retort”.

“Mesin (Retort) ini mampu mengawetkan rendang hing­ga dua tahun, ini dapat digu­nakan nantinya oleh para IKM yang ingin mengekspor ren­dangnya,” tutur Dian.

Sentra Rendang terletak di belakang Kantor Camat Koto Tangah. Di sentra ini terdapat sejumlah gedung. Gedung itu tidak saja se­bagai tempat untuk mema­sak rendang. Akan tetapi juga terdapat gedung pe­latihan, dan lainnya.

“Di sini cukup lengkap, ada gedung tempat pelatihan bagi IKM dan lainnya, serta gedung milik Dekranasda Kota Padang,” sebut Kadisnakerin Kota Padang.

Seperti diketahui, Kota Padang menjadi tuan rumah Rakernas Apeksi di tahun ini. Diprediksi, sebanyak 98 wali kota se-Indonesia hadir di Padang untuk melakukan rapat kerja. Mulai tanggal 3-6 Agustus 2022, seluruh wali kota berada di Padang.

Baca Juga  Website JDIH Pemko Padang bakal Diperbarui

Sementara itu, Sabtu (12/2), Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang memasak rendang di gedung yang terletak di belakang Kantor Camat Koto Tangah itu.

Wangi aroma rendang sudah tercium saat memasuki gedung yang berada di tengah sentra tersebut. Di dalam gedung itu, nampak belasan orang tengah menghadapi kuali masing-masing. Mereka menga­duk dan memasukkan daging segar ke dalam kuali besar.

Belasan ASN “ba­situng­kin” (bekerja keras) memasak rendang. Duabelas bilik yang disiapkan di dalam gedung Sentra Rendang diisi oleh ASN setiap bidang. Bahkan Kepala Disnakerin Dian Fakhri ikut terjun langsung mengaduk rendang di dalam kuali.

“Kita ingin ujicoba memasak rendang di sini, sambil melihat kesiapan tempat,” celetuk Dian Fakhri sambil mengaduk rendang telur.

Seluruh ASN di Disna­kerin Kota Padang saling bahu-membahu memasak rendang. Beragam jenis rendang dimasak. Seperti rendang daging, rendang ayam, rendang telur, rendang lokan, dan lainnya. Mereka juga dibantu oleh IKM yang bergerak dalam penyediaan pangan rendang. Nampak hadir Humas Rendang Ikaboga, Har­ti Ningsih, dan lainnya.

Baca Juga  Masa Pengisian Jabatan Wawako Bersisa 15 hari lagi, Hendri Septa bakal Menjomblo hingga Akhir Jabatan

Rendang yang berada di atas kuali besar di masing-masing bilik diaduk. Semua nampak telaten. Sejumlah kepala bidang sibuk mengaduk rendang, sementara Plt Sekretaris Dinas Syahrianti Satria bersama staf lainnya sibuk membuat sayur acar.

Fungsional Penyuluh Perindag di dinas tersebut, Melisa Komala Sari menuturkan bahwa gedung Sentra Rendang dibangun di lokasi yang jauh dari kebisingan. Masing-masing ruangan pun lebih steril. Hal ini dilakukan untuk menjaga sterlisasi daging rendang yang dimasak.

“Kita beri sekat dan pewarnaan pada lantai. Lantai berwarna hijau me­nandakan bahwa lokasi itu steril dan hanya boleh dimasuki oleh petugas khu­sus,” katanya.

Selain ruang produksi, di gedung ini juga terdapat ruang penyimpanan bahan pembuat rendang. Seperti tempat parut kelapa, le­mari pendingin, dan lainnya. Di sini juga terdapat ruang vakum kemasan, serta tempat pengemasan.

“Setelah ini kita lengkapi segala kekurangan yang ada,” jelasnya.

Tidak sampai tiga jam, seluruh rendang yang diolah ASN Disnakerin Kota Padang selesai dimasak. Semua rendang dihidangkan di ruang pertemuan yang berada di sebelah barat. Rendang dinikmati bersama, rasanya jangan ditanya lagi. (rel)