LIMAPULUH KOTA, METRO–Tinggalkan rumah karena pergi berobat ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh, seorang pensiuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) malah kehilangan emas batangan seberat 213 emas yang disimpan di dalam rumahnya di Jorong Tiakar, Nagari Guguak, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat (4/2).
Diduga, kawanan maling masuk ke dalam rumah korban Gusmaneli (61) saat ia pergi meninggalkan rumahnya. Akibat aksi pencurian itu, korban pun harus menanggung kerugian Rp 500 juta dan selanjutnya melapor ke Polsek Guguak, dengan harapan maling itu bisa ditangkap.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal pada pukul 08.00 WIB, korban bersama suaminya pergi dari rumah dengan tujuan berobat ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Sekitar pukul 11.00 WIB, korban pulang ke rumah dan melihat pintu kamar dan jendela rumah telah rusak, seperti bekas dicongkel.
Selain itu, korban juga mendapati lemari dalam kamar juga telah rusak dicongkel. Kemudian korban mengecek barang-barang berharga yang disimpan dalam lemari. Setelah di cek ternyata empat buah emas batangan 24 karat dengan berat 213 emas tidak ada lagi.
Dari hasil olah TKP, pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang itu diketahui menggunakan mobil, mereka melakukan pencurian dengan cara masuk dari jendela kamar dengan cara mencongkel dan merusak kunci jendela dengan mempergunakan linggis dan masuk kedalam kamar dan mengambil emas milik korban.
“Benar, pelaku pencurian diduga masuk rumah korban dengan cara mencongkel dan merusak kunci jendela. Akibat pencurian itu, korban diperkirakan menderita kerugian hingga Rp 500 juta,” sebut Kapolsek Guguak, Iptu Aurman, Sabtu (5/2) kepada wartawan.
Iptu Aurman menambahkan, dari olah TKP yang dilakukan Tim Inafis Polres Limapuluh Kota, tidak ditemukan sidik jari pelaku di lokasi. Meskipun begitu, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelakunya.
“Kuat dugaan pelakunya menggunakan sarung tangan. Dari hasil analisa, pelakunya terbilang ahli melakukan aksinya. Kami masih terus memintai keterangan saksi-saksi agar identitas pelaku pencurian ini terungkap,” pungkasnya. (uus)





