AGAM/BUKITTINGGI

Pemko Bukittinggi Analisa Penyebab Banjir

0
×

Pemko Bukittinggi Analisa Penyebab Banjir

Sebarkan artikel ini
BANJIR— Musibah banjir yang terjadi di Kota Bukittinggi berdampak terhadap masyarakat banyak di Kota Jam Gadang Bukittinggi. Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar turun ke lapangan sekaligus memberikan bantuan pada korban banjir. Wali Kota juga menyampaikan pesan pada korban terdampak banjir, agar tabah dan semangat untuk kembali produktif dan beraktifitas

BUKITTINGGI, METRO–Musibah banjir yang terjadi di Kota Bukittinggi, berdampak terhadap banyak warga kota. Untuk itu, Pemko Bukittinggi segera melakukan analisa aliran penyebab banjir, sekaligus menyerahkan bantuan pada korban terdampak.

Bantuan itu diserahkan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar didampingi Asisten 1 Setdako Isra Yonza SH MM. Kadis Sosial Linda Faroza SHMM, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Rahmat AE, Camat, tim Tagana, Tim Respon Cepat Kemensos dan Lurah setempat. Aksi sosial itu dilaksanakan aelama dua hari, 2-3 Feberuari.

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi Linda Faroza menyampaikan, dari hasil pendataan, terdapat 453 orang yang masuk dalam 114 KK terdampak banjir. “Di mana, mereka yang terdampak itu, berada di daerah Birugo, Pulai Anak Aia, Palan Kurai, Tarok Dipo dan Aur Kuning,” jelas Linda.

 Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan, pesan pada korban terdampak banjir, agar tabah dan semangat untuk kembali produktif dan beraktifitas. Pemko Bukittinggi akan segera mencarikan solusi terbaik dalam menangani masalah ini.

“Pertama, sebagai langkah cepat, Pemko bersama tim memberikan bantuan logistik dari Kemensos berupa Selimut, tikar, alat masak, bahan makan siap saji, serta bantuan dari BAZNAS sebesar Rp. 300.000. Semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban warga kita yang terkena banjir,” ungkap Erman.

 Selain itu, Wako dan tim juga menginspeksi arus sumber aliran banjir analisa penyebab di masing masing titik. “Setelah dipetakan, kita identifikasi penyebabnya dan akan mengambil langkah solusi yang diperlukan,” ujar Erman.

 Salah seorang warga Birugo yang menerima bantuan Yul (30) mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan, sangat bermanfaat karena barang kami seperti tikar dan karpet  semua sudah basah dan busuk kena rendaman banjir. Terima kasih kepada pemerintah,” ujar Yul.

 Musibah banjir terjadi di Kota Bukittinggi 1 Februari 2022 lalu. Di mana, musibah ini diawal dengan tingginya curah hujan yang turun di Kota Bukittinggi hampir satu penuh. Akibatnya, terjadi genangan air dan banyak aliran air kiriman dari daerah tetangga masuk ke Kota Bukittinggi dan menyebabkan banjir di sejumlah titik. (pry)