SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Program Tahfiz SD dan SMP di Kabupaten Sijunjung Sudah Berjalan, Wujudkan Generasi yang Berakhlak

0
×

Program Tahfiz SD dan SMP di Kabupaten Sijunjung Sudah Berjalan, Wujudkan Generasi yang Berakhlak

Sebarkan artikel ini
BELAJAR TAHFIZ— Guru Tahfiz di SMPN 9 Sijunjung, Ustadz Lalu Zulkarnain saat menggelar pembelajaran tahfiz kepada siswa.

SIJUNJUNG, METRO–Program tahfiz Qur’an yang digagas Pemkab Sijunjung untuk sekolah ting­kat jenjang pendidikan SD dan SLTP di Kabupaten Sijunjung sudah resmi berjalan. Para siswa di se­kolah umum kini bisa me­ngikuti pembelajaran tahfiz dan menjadi penghafal Al-Quran.

Setidaknya terdapat empat sekolah percontohan di setiap kecamatan di Kabupaten Sijunjung kini telah menerapkan program tahfiz, dua sekolah ditingkat SD dan dua di­tingkat SLTP.

Program tersebut diga­gas sebagai realisasi janji politik Bupati Sijunjung Benny Dwifa dan Wabup Iraddatillah dalam memperkuat nilai-nilai agama pada ge­nerasi muda serta mewujudkan visi misi menuju Sijunjung yang madani.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, Usman Gumanti, kemarin. “Di bidang pendidikan ada beberapa janji politik bupati yang disampaikan pada saat kampanye kemarin, salah satunya program tahfiz ini. Alhamdulillah sekarang program tahfiz di sekolah kini sudah berjalan,” tutur Usman.

Baca Juga  Wako Sawahlunto Dorong Pemanfaatan Aset untuk Warga

Kegiatan itu sudah ber­jalan sejak Januari kemarin, dengan terlebih dahulu menjadikan se­kolah percontohan di kecamatan. “Setelah program ini berjalan ternyata banyak sekolah yang juga meminta untuk program ini. Pada dasarnya kita mengizinkan, tergantung animo siswa di  se­tiap sekolah,” terang Kepala Dinas Pendidikan.

Dijelaskannya, program tahfiz tersebut me­rupakan kegiatan ekstra kelas, siswa boleh memilih sesuai bakat dan minat masing-masing. “Ini me­ru­pakan kegiatan ekstra kelas, artinya siswa bisa memilih sesuai bakat dan minat masing-masing. Ti­dak ada paksaan karena kita hanya memfasilitasi,” jelas Usman.

“Kita berharap ini bisa menjadi nilai lebih bagi siswa di sekolah umum, sehingga mereka juga bisa mendapat pendidikan agama yang lebih. Kita menargetkan di tingkat SD sudah punya hafalan mi­nimal 1 juz saat mereka tamat, kemudian di SLTP bisa dilanjutkan lagi,” kata Usman.

Di sisi lain, program ini akan mengubah panda­ngan masyarakat bahwa sekolah umum bukan semata-mata hanya belajar pengetahuan umum saja, melainkan juga kaya de­ngan pendidikan keagamaan. Selain itu juga mewujudkan generasi yang ber­karakter akhlakul karimah.

Baca Juga  Khas Ombilin Hotel  Dilaunching, Optimis dengan Perubahan Nama

Salah seorang guru tahfiz di SMPN 9 Sijunjung, Lalu Zulkarnain meng­apresiasi adanya program tersebut di sekolah umum. “Program tahfiz digelar dua kali dalam seminggu yaitu, hari Selasa dan Kamis. Setelah siswa belajar tahfiz akan dilanjutkan dengan shalat zuhur berjamaah. Ini juga akan menempa nilai-nilai keagamaan siswa,” ung­kap Lalu Zulkarnain.

Pihaknya mengatakan bahwa penerapan program tahfiz di SMPN 9 Sijunjung diikuti oleh seluruh siswa, namun ada skala prioritas. “Umumnya di­terapkan pada semua sis­wa, tapi ada skala prioritas. Di sini kita bisa melihat potensi masing-ma­sing siswa sehingga bisa menjadi bibit penghafal Qur’an nantinya,” ujar Ustadz Lalu Zulkarnain. (ndo)