METRO SUMBAR

Dinkes Padangpanjang Komit, Turunkan Angka Kasus Stunting

0
×

Dinkes Padangpanjang Komit, Turunkan Angka Kasus Stunting

Sebarkan artikel ini
KEGIATAN— Terlihat Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan beberapa program kegiatan. Beberapa program yang dilakukan, seperti pendirian pos gizi dan pembinaan.

PDG.PANJANG, METRO–Guna menurunkan ang­ka kasus stunting di Kota Padangpanjang, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan beberapa program kegiatan. Beberapa program yang dilakukan, seperti pendirian pos gizi dan pembinaan lanjutan mengenai stunting kepada masyarakat.

 Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/2), Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Din­kes, Rahmaisa, SKM me­ngatakan, beberapa program-program yang sudah disiapkan untuk menurunkan angka stunting tersebut.

 “Kita sudah menyiapkan beberapa program untuk stunting ini di ma­sing-masing posyandu. Yang mana sudah 90% program terlaksana di posyandu tersebut,” ujar Rahmaisa.

 Kegiatan yang dilakukan tersebut, paparnya, di antaranya pemberian makanan tambahan (P­MT) ibu hamil KEK (kurang energi kronis), pemberian tablet Fe (zat besi) bagi ibu hamil minimal 90 tablet selama kehamilan. PMT balita, kunjungan ibu hamil, pemberian vitamin A untuk anak 6-59 bulan, imunisasi lengkap bayi 0-11 bulan, pemberian suplementasi Zinc bagi ba­lita, dan tablet FR bagi remaja putri, layanan ibu nifas, serta kelas ibu hamil (konseling gizi).

 Sementara Kepala Dinkes, dr. Faizah mengatakan, agar stunting tidak terjadi pada anak, sangat penting bagi para ibu hamil dalam menjaga kecukupan gizinya pada 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari bayi lahir sampai berumur dua tahun. “Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas anak. Tidak hanya gangguan secara fisik namun juga mengganggu perkembangan otak. Anak yang mengalami stunting, akan memiliki riwayat kesehatan buruk, karena daya tahan tubuh yang juga buruk,” tutur Faizah. . (rmd)