PADANG, METRO–Sebuah video aksi pencurian viral di media sosial dan tersebar luas di WhatsApp Grup (WAG). Mirisnya, aksi pencurian tersebut terjadi di dalam mesjid disaat seluruh jamaah tengah khusyuk melaksanakan shalat subuh.
Dalam video yang beredar, terlihat pelaku yang diduga seorang ibu-ibu dengan leluasanya mengambil tas jamaah yang sedang melakukan sujud. Usai mengambil tas, pelaku yang dalam video tersebut mengenakan mukena bewarna hijau langsung kabur meninggalkan lokasi.
Setelah ditelusuri, aksi pencurian tersebut terjadi di Mesjid Al-Hakim, kawasan Pantai Padang. Sedangkan peristiwanya terjadi pada Sabtu (29/1) lalu, saat waktu shalat subuh.
Nanang Apriyanto, selaku penjaga mesjid yang ditemui Senin (31/1) membenarkan peristiwa tersebut terjadi di Mesjid Al-Hakim saat Jamaah sedang khusuk melaksanakan ibadah shalat Subuh.
“Berdasarkan video CCTV masjid terlihat pelaku seorang perempuan masuk ke dalam masjid di bagian shaf jamaah perempuan dan berada di paling belakang shaf, memantau targetnya. Pelaku menunggu momen yang tepat. Pelaku mengambil tas jamaah atau korbannya saat berlangsung sholat subuh. Saat jemaah sedang sujud, pelaku langsung mengambil tas korban yang dilekatkan di sampingnya,” ujar Nanang.
Diakatakan Nanang, setelah mengambil tas korban, pelaku langsung kabur, melalui pintu belakang masjid. Tapi, karena pintu belakang terkunci, sehingga pelaku kembali meletakkan tas korban.
“Lalu, saat kembali sujud pelaku kembali mengambil tas tersebut dan kabur lewat pintu samping masjid dan masuk ke dalam WC perempuan,” katanya.
Nanang mengatakan, korban kabarnya seorang wanita perwakilan umrah yang berasal dari Kota Pekanbaru, dan di dalam tas berisikan Hp, dokumen penting, dan uang tunai sekitar Rp 1 jutaan. Kemudian, langsung melaporkan ke pihak kepolisian.
“Kejadian pencurian tersebut bukan kali pertama terjadi di Masjid Al-Hakim. Parahnya, pelaku pencurian diduga masih orang yang sama. Pelaku ini diduga sudah lima kali mencuri sejak masjid Al-Hakim ini berdiri. Sebab pelaku dengan modus yang sama, yaitu pada saat shalat subuh. Bahkan, di bulan ini saja sudah dua kali pelaku beraksi,” ujarnya.
Nanang menuturkan, pihaknya sudah mengingatkan para jamaah untuk barang bawaan agar selalu dijaga di depan masing-masing agar tidak terjadi pencurian. Malangnya karena lalai korban meletakkan tasnya di samping pelaku.
“Kami selalu kecolongan di waktu subuh. Pasalnya petugas masjid mulai bekerja dari pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Namun untuk parkir petugas kita ada yang jaga 24 jam,” ucapnya.
Dikatakan Nanang, saat ini pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku, sesuai dengan ciri-ciri yang tertangkap dalam rekaman CCTV masjid tersebut.
“Kami imbau kepada seluruh jamaah masjid untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kami juga sudah bermusyawarah dengan pengurus dan masyarakat terkait kasus ini,” ucapnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda yang dihubungi Selasa (1/2) mengatakan, pihaknya telah menerima laporan baik dari korban maupun pengurus mesjid terkait peristiwa tersebut.
“Laporannya sudah kami terima, saat ini kami tengah melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku. Mudah-mudahan cepat terungkap dan pelaku bisa ditangkap,”sebut Rico.
Atas kejadian tersebut Rico berharap kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan barang bawaannya dan tidak sembarangan meletakkan bawaannya.
“Agar selalu waspada, jika perlu, letakkan di tempat yang masih dalam jangkauan maupun pengawasan kita,” tukasnya. (rom)






