METRO PESISIR

Suhatri Bur Merajut Perbedaan

0
×

Suhatri Bur Merajut Perbedaan

Sebarkan artikel ini
upati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, terima audiensi presidium KAHMI dan pengurus HMI Cabang Pariaman. Sebagai organisasi mahasiswa tertua yang lahir pada tanggal 5 Februari 1947, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah melahirkan banyak pemimpin.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, terima audiensi presidium KAHMI dan pengurus HMI Cabang Pariaman. Sebagai organisasi mahasiswa tertua yang lahir pada tanggal 5 Februari 1947, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah melahirkan banyak pemimpin. Organisasi tersebut, didirikan Lafran Pane (Pahlawan Nasional) beserta 14 teman mahasis­wanya.

Kemarin, Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mene­rima audiensi Presidium Korps Alumni Himpunan Ma­hasis­wa Islam (KAHMI) Majelis Daerah (MD) Kabupaten dan Kota Pariaman dan Pe­ngurus HMI cabang Kabupa­ten Pa­dangpariaman dan Kota Pariaman.

Pertemuan dalam rangka dalam rangka Milad HMI yang ke 75, dihadiri oleh alumni HMI yang mengabdi di Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman. Dian­taranya Zulnaidi,  Zahirman,  dr. Jasneli, Anesa Satria, Indra Jaya Injai, Kresna Handoyo,  Reski Mulya Wendra, beserta pengurus HMI lainnya. Alumni HMI Zulnaidi yang juga sebagai Ketua KPU Kabupaten Padangpariaman menyampaikan beberapa program.

Diantaranya, kegiatan yang akan diselenggarakan oleh MD. KAHMI Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman beserta HMI cabang Pariaman dalam rangka Dies Natalis HMI ke-75.

Dikatakan, bahwa disam­ping melaporkan kegiatan Jalan Sehat Peduli Lingkungan (JSPL) yang akan dipusatkan di Pantai Tiram Tapakih Kecamatan Ulakan Tapakih, Zulnaidi juga menyampaikan rencana pembangunan gedung sekretariat KAHMI dan HMI cabang Kabupaten Pa­dangpariaman dan Kota Pa­riaman kepada Bupati Pa­dang­pariaman.

Baca Juga  Sampai Terpilihnya Wali Kota Pariaman yang Baru, RPD 2024-2026 harus Berlanjut Meski Transisi

Walaupun lokasi tanah untuk pembangunan Sekretariat yang diberi nama Wisma Insan Cita itu belum tersedia, donasi dari pengurus dan anggota KAHMI dan HMI sudah terkumpul sebanyak Rp. 51 juta dari perkiraan dana awal yang dibutuhkan Rp. 120 juta. “Kegiatan ini di­selenggarakan seharian dari pagi hingga malam, pada tanggal 5 Februari 2022. Dengan agenda jalan sehat dengan berbagai door prize, me­nanam 100 batang pohon pelindung di sepanjang pantai, gebyar vaksinasi dan pe­nganugerahan HMI awards serta berbagai kegiatan lain yang penuh keakraban. Semua kegiatan ini akan diselenggarakan di Pantai Tiram Kecamatan Ulakan Tapakih. Kami sangat mengharapkan Bupati dapat hadir dan ikut mensukseskan kegiatan Akbar ini,” kata Zulnaidi.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyambut baik kedatangan alumni HMI dan pengurus HMI cabang Pariaman tersebut. Dia sangat mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan pada 5 Februari nanti, semoga acara­nya berjalan lancar dan sukses.

Di samping itu, Bupati Suhatri Bur yang dikenal dekat dengan tokoh-tokoh HMI sampai ke tingkat Pusat ini, berjanji akan memfasilitasi pembangunan gedung sekretariat HMI dan KAHMI Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman. Dengan sya­rat, lokasinya di wilayah Kabupaten Padangpariaman. “Pemerintah Kabupaten Padang­pariaman akan membantu pembangunan gedung sekretariat HMI dan KAHMI, jika lokasi gedung yang akan dibangun itu berada dalam wilayah Kabupaten Padangpariaman. Maka kita akan anggarkan pembangunan gedung sekretariat HMI dan KAHMI secara bertahap, sampai selesai. Karena membutuhkan dana yang tidak sedikit dan lokasi yang stra­tegis, tentunya ini perlu kita pertimbangkan dan pikirkan bersama,” ungkap Bupati.

Baca Juga  PT Al Hijrah Aulia Rahman Berikan Reward, Empat Pelanggan Berangkat Umrah Gratis

Dikatakan bahwa peran kader HMI sangat besar da­lam kekuatan moral, kontrol sosial dan agen perubahan. Terutama dalam memberikan masukan ide dan ga­gasan, dalam upaya pena­ngan Pandemi Covid-19 dan percepatan capaian vaksinasi saat ini.

Diakhir pertemuan, Bupati Suhatri Bur berharap kepada generasi muda hari ini, khu­susnya yang berhimpun di HMI. Agar dapat lebih siap dan lebih produktif. Para ka­der dan alumni HMI bisa bersaing dalam hal-hal positif di tengah-tengah masyarakat, dengan selalu memperkaya diri dengan khasanah yang bermanfaat.

“Perkaya khasanah alam pikir, dengan ilmu yang berguna bagi kita dan ma­sya­rakat. Serta jangan lupa, Islam sebagai sumber inspirasi kita dalam berorganisasi dan bermasyarakat,” ujar­nya. Dalam audiensi ini, Alumni HMI juga memperkenalkan hasil Musda KAHMI ke 3, serta agenda JSPL dalam rangka Dies Natalis dan Milad HMI ke 75 yang mengangkat tema merajut perbedaan, me­ngo­kohkan persatuan menuju generasi emas 2045. (efa)