PADANG, METRO–Lomba Genyar Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) yang diikuti antarinstansi Forkopimda se-Sumatera Barat (Sumbar) yang dimulai sejak 8-22 Januari 2022 telah berakhir. Hasilnya, Polda Sumbar meraih juara 1 dengan total capaian vaksinasi 134.198 dosis dan berhak mendapatkan hadiah Rp 250 juta.
Sementara, Juara II diraih Polresta Padang dengan capaian vaksin 98.198 dosis, sehingga mendapatkan hadiah Rp 200 juta. Sedangkan Juara III diperoleh Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan total capaian vaksin 92.999 dosis dan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 150 juta.
Selain itu juga ada tiga juara harapan, yaitu Polres Bukittinggi dengan total capaian vaksin 84.008 dosis, Polres Payakumbuh dengan total capaian vaksin 60.438 dosis, Polres Agam dengan total capaian vaksin 48.629 dosis.
Selanjutnya, untuk hadiah Hiburan, Polres Pasaman Barat dengan total capaian vaksin 43.680 dosis, Polres Limapuluh Kota dengan total capaian vaksin 26.315 dosis, Polres Pesisir Selatan dengan total capaian vaksin 26.141 dosis, Polres Pariaman dengan total capaian vaksin 23.851 dosis, Polres Pasaman dengan total capaian vaksin 23.834 dosis dan Polres Tanah datar dengan total capaian vaksin 21.723 dosis.
Penyerahan hadiah, tropi dan piagam diserahkan langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra bersama Forkopimda Sumbar dan Pejabat Utama Polda Sumbar, Kamis (27/1) di ruang Jenderal Hoegeng Mapolda Sumbar.
Mewakili Gubernur Sumbar dan seluruh Forkopimda Sumbar, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya atas partisipasi aktif seluruh Forkopimda pada pelaksanaan lomba vaksinasi dengan tema Gebyar Sumdarsin.
“Perlombaan sebetulnya hanya sebuah metode, bukan dari akhir sasaran yang kita harapkan,” kata Irjen Pol Teddy Minahasa, Kamis (27/1) usai menyerahkan hadiah pemenang lomba Gebyar Sumdarsin.
Irjen Pol Teddy mengakui, capaian vaksinasi di Sumbae pada September 2021 lalu cukup rendah. Bahkan berada peringkat dua terbawah nasional, sehingga butuh upaya yang maksimal untuk mendongkrak capaian vaksinasi di Sumbar.
“Awal saya masuk di September, capaiannya hanya 16 persen, padahal di akhir Desember kita harus mencapai 70 persen. Itu adalah target dari Presiden yang bisa kita capai,” ujar Irjen Pol Teddy.
Dikatakan Irjen Pol Teddy, dengan target yang harus dicapai hanya dalam waktu tiga bulan, betapa semua pihak harus bekerja keras untuk mencapai 70 persen. Dan dirinya yakin dan percaya target itu bisa tercapai bukan karena kerja Polisi saja.
“Walaupun tadi kita saksikan para pemenang lomba Gebyar Sumdarsin ini banyak representasi polisi, tapi panitianya gabungan dari Pemprov, Polda, Korem, dan seterusnya. Tanpa kerja keras dan tanpa sinergi dari seluruh Forkopimda, saya rasa capaian itu sulit diwujudkan,” jelas Irjen Pol Teddy.
Jenderal bintang dua tersebut menyampaikan, disetiap momen yang ada selalu menyebutkan bahwa suksesnya capaian vaksinasi itu karena dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu ketersediaan vaksinnya, kesiapan tim vaksinator, dan ketiga adalah bagaimana cara menggerakkan massa untuk vaksin.
“Oleh karena itu kita bisa mencapai 70 persen berkat kerja sama seluruh pihak, seluruh jajaran Forkopimda Sumbar, hanya dalam waktu beberapa bulan saja. Tujuan akhirnya bukan siapa yang menang maupun siapa yang kalah. Setidaknya kita semua telah berpartisipasi menyumbangkan angka capaian vaksinasi,” ujarnya.
Dikatakan Irjen Pol Teddy, selama dilaksanakannya lomba Gebyar Sumdarsin, terdata seluruh instansi Forkopimda berhasil memberiksan vaksinasi kepada 350 ribu orang atau 8 persen dari jumlah warga Sumbar. Artinya lomba Gebyar Sumdarsin ini cukup efektif untuk mendongkrak capaian vaksinasi di Sumbar.
“Angka 8 persen itu bukan angka yang sedikit. Karena satu persen saja itu setara 44 ribu orang. Dengan kesuksesan ini, maka metode seperti ini perlu dilanjutkan dengan sasaran vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Tetapi bakal dilebarkan lagi area lomba, tidak hanya lomba tingkat provinsi, tapi juga tingkat kabupaten/kota,” tutupnya. (rgr)






