BERITA UTAMA

Gegara Obat Nyamuk, Rumah Pak RT Ludes Terbakar  di Keca­ma­tan Padang Timur

0
×

Gegara Obat Nyamuk, Rumah Pak RT Ludes Terbakar  di Keca­ma­tan Padang Timur

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar saat berusaha memadamkan api yang membakar rumah milik Pak RT di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Sawahan Timur.

PADANG, METRO–Satu unit rumah di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Sawahan Timur, Keca­ma­tan Padang Timur ludes terbakar, Selasa (25/01). Diketahui rumah tersebut milik Jurnalis (65) seorang Ketua RT setempat.

Kabid Ops Damkar Ko­ta Padang Sutan Hendra mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Zulfi Ang­­graini (43) melihat api dari arah rumah tersebut sekitar pukul 10.56 WIB.

“Selanjutnya saksi me­la­porkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pa­dang untuk meminta bantuan,” katanya.

Tidak lama kemudian, pihaknya sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan menerjunkan sebanyak enam armada dengan puluhan personel untuk membantu memadamkan api.

Sutan Hendra mengatakan, lokasi kebakaran berada di pemukiman padat penduduk, sehingga petugas sedikit terkendala di lapangan. Alhasil, api berhasil dipadamkan hingga pendinginan kurang lebih satu jam setelahnya.

Sutan Hendra juga me­nga­takan, beruntung tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut, namun ada tujuh jiwa yang terdampak akibat kejadian tersebut dan harus mengungsi ke rumah sanak keluarga.

“Total kerugian material, sumber api dan penye­bab kebakaran kami serahkan kepada pihak penyidik yaitu kepolisian untuk me­nyelidiki lebih lanjut,” ujar­nya.

Terpisah, Kapolsek Pa­dang Timur Kompol Afrides Roema mengatakan kebekaran yang menghanguskan satu unit rumah permanen tersebut berasal dari obat nyamuk yang berada di ruang tamu rumah tersebut.

“Kejadian berawal saat penghuni rumah menidurkan anaknya di atas ayu­nan yang berada di ruang tamu. Tiba-tiba, ia melihat api dari obat nyamuk su­dah membakar karpet yang disebabkan oleh hem­busan kipas angin sehingga api dengan cepat membesar dan mem­bakar rumah korban,” ujar Afrides.

Dilanjutkannya, menyaksikan hal tersebut, pemilik rumah berteriak minta tolong kepada warga untuk memadamkan api, namun api cepat membesar hingga menghanguskan seisi rumah.

“Warga kemudian mem­­beritahukan hal tersebut kepada Damkar untuk memadamkan api dan pihak kepolisian untuk mengamankan lokasi dari ramainya masyarakat yang menyaksikan kejadian. Akibat kejadian tersebut ungkap Afrides, pemilik rumah mengalami kerugian materil lebih kurang Rp 250 juta,” tutupnya. (rom)