METRO SUMBAR

Dari Tempat Ngopi Eksklusif di Kota Pariaman, Sebanyak 36 Orang Penyaji Kopi Berlomba

0
×

Dari Tempat Ngopi Eksklusif di Kota Pariaman, Sebanyak 36 Orang Penyaji Kopi Berlomba

Sebarkan artikel ini
meracik kopi
LOMBA RACIK KOPI—Sejumlah peserta peracik kopi berlomba.

PARIAMAN, METRO–Semarak 1 tahun Kopi Dent (Kopishop dan Dental Care) sebuah tongkrongan tempat ngopi yang ekslusif di Kota Pariaman, dimeriahkan dengan “Latte Art Fun Battle”. Jika pendaftarannya dibuka dalam waktu sebulan pasti bakal lebih ramai pesertnya. Betapa tidak, dalam waktu yang singkat saja hanya 5 hari, sebanyak 36 orang Barista Muda atau penyaji kopi menguji kemampuannya dalam “Kopident Latte Art Fun Battle” di Pariaman, Minggu siang (23/1/2022) sampai sore 23/1.

Aliefya Putera Imansyah Sked, owner Kopident dalam keterangannya menyatakan, bahwa Latte Art Fun Battle ini baru pertama kali dilaksanakan di Pariaman dengan peserta termasuk banyak peminatnya, padahal pendaftarannya dibuka sangat singkat hanya 5 hari.

Baca Juga  Antisipasi Narkoba, Warga Binaan Digeledah

Latte Art Fun Battle ini adalah Perlombangan mem­buat bunga di permukaan Air Kopi Latte dalam cangkir kopi. Tidak banyak Barista (penyaji kopi) yang berkemampuan membuat bunga tersebut.

“Sebanyak 36 orang Ba­rista tersebut merupakan utusan dari Kopishop terkemuka dari Kabupaten Kota Se-Sumatera Barat. Mereka sudah sarat pengalaman menjadi Barista.” Ujar Adhi­qhy Putera Imansyah, ketua Panitia pelaksana.

Menurut salah satu juri senior nasional bersertifikat  latte Art Championship Ulil Azmi Peserta lomba ini memakai sistem gugur. Mereka ditampilkan 2 orang berlomba head to head. Penilaiannya adalah warna kopinya, tingkat kekentalan kopi, warna gambar, ketajaman gambar, dan bentuk bunga yg dibuat ditentukan oleh panitia dalam masing masing sessi perlombaan.

Baca Juga  Agar Tepat Sasaran dan Hindari Penyimpangan, Pendistribusian Rastra Dikawal Polisi

“Perlombaan itu, disaksikan  ratusan pengunjung pecinta kopi dan owner kopi dari kota kota se Sumatera Barat.  Perlombaan seperti ini digandrungi oleh anak muda yang berprofesi sebagai Barista (peracik ko­pi),” Ungkap Aliefya Putera Imansyah.

Ditambahkannya bahwa ini adalah event kopi espre­s­­so bassed pertama setelah Sumatera Barat vakum selama 4 tahun terakhir. “Dan ini akan menjadi perlombaan khas dari Kopident yang aksn berlanjut ke volume kedua” Kata Alief mengakhiri. (efa)