PADANG, METRO–Seorang pemuda nekat melakukan percobaan bunuh diri dari lantai empat di pusat perbelanjaan Plaza Andalas Padang, Senin siang (24/1). Bahkan, video amatir yang menayangkan aksi percobaan bunuh diri itu beredar di media sosial dan WhatsApp Grup (WAG).
Dalam video amatir yang direkam oleh salah seorang pengunjung itu terlihat seorang pemuda yang diperkirakan berusia 20-25 tahun berada di pagar pembatas lantai empat pusat perbelanjaan yang berada di jalan Pemuda, Kecamatan Padang Barat seperti akan terjun dari lantai empat.
Aksi pemuda itu sontak membuat pengunjung yang menyaksikan kejadian tersebut berteriak histeris dan berusaha membujuknya dengan meneriakinya aagar pemuda itu membatalkan niatnya untuk melompat dari untuk bunuh diri. Pengunjung berusaha berteriak
Namun, niat dari pemuda yang belakangan ini diketahui berinisial B (22) tersebut urung terjadi. Pasalnya pihak manajemen dan keluarga yang bersangkutan berhasil membujuk pemuda tersebut untuk kembali masuk ke area pagar pembatas dan langsung diamankan.
Building Operasional Manajemen Plaza Andalas Padang Wijanarko yang ditemui di ruangannya membenarkan peristiwa adanya seorang pemuda yang mencoba melompat dari lantai empat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
“Pemuda itu berinisial B, masih warga Padang. Tapi, setelah dibujuk bersama-sama oleh pihak manajemen PA dan pihak keluarga, pemuda itu akhirnya batal melakukan bunuh diri,”ujar Wijanarko.
Dijelaskan Wijanarko, setelah diamankan, pemiuda itu kemudian dibawa ke kantor pengelola. Saat ditanyakan, yang bersangkutan ternyata melakukan aksinya hanya untuk menarik perhatian pengunjung saja.
“Kalau dari keadaan fisik, B ini terlihat baik-baik saja terlihat baik-baik saja. Tapi, sepertinya banyak tekanan dari lingkungan saja, mungkin kurangnya perhatian keluarga,” katanya.
Ditambahkannya, dari keterangan yang diperoleh pihaknya dari pihak keluarga diketahui, awalnya pemuda tersebut mengaku bertemu dengan temannya di PA yang diantarkan oleh tantenya.
“Namun, tiba-tiba yang bersangkutan sudah berada di pagar pembatas tersebut selama lebih kurang 15-20 menit. Awalnya dibujuk memang tidak mau, tapi setelah beberapa kali bujukan akhirnya pria tersebut mau menuruti permintaan kami. Kemudian diberi arahan dan kemudian pulang,”tukasnya.
Terpisah, Kapolsek Padang Barat AKP Gusdi yang dihubungi mengatakan, pria tersebut berinisial B berstatus mahasiswa warga Jalan Pulau Karam, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.
“Faktor yang mendasari aksinya tersebut karena merasa tidak berguna, direndahkan, sering diremehkan, dan merasa hancur. Saat ini yang bersangkutan telah dibawa kembali pulang ke rumah oleh pihak keluarganya,” ujar Gusdi. (rom)






